ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ranjau Darat Di Suriah Tewaskan Lima Wanita

Ranjau Darat Di Suriah Tewaskan Lima Wanita

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/02/2021). Lima wanita tewas oleh ranjau anti-tank di pinggiran timur Hama (Suriah tengah timur).

Menurut kantor berita resmi Suriah (SANA) pada hari Sabtu, mengutip sumber di komando polisi Hama, mengatakan: mobil tersebut membawa sejumlah orang yang pergi ke timur Salmiya dekat desa Ras al-Ahmar di pinggiran timur Hama untuk mengumpulkan jamur yang disebut truffle Sebuah ranjau anti-tank meledak, menewaskan lima wanita dan melukai 13 lainnya.  

Sementara itu, sumber medis di kota Salmiya mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa lima wanita tewas dalam ledakan itu, menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena kondisi kritis dari beberapa yang terluka.  

Menurut Kantor Berita Suriah, tiga warga sipil tewas kemarin dalam ledakan ranjau yang ditinggalkan oleh teroris ISIS di lahan pertanian di pinggiran desa Abu Lafa di pinggiran timur Salmiya. 

Juga pada tanggal 16 bulan ini, empat warga Suriah terluka ketika ranjau kedua yang ditanam oleh organisasi teroris meledak di Gurun Al-Azib dan kota Soran di pinggiran Hama. 

Puluhan pria dan wanita Suriah telah tewas dalam beberapa tahun terakhir saat mencari truffle di pinggiran Raqqa, Deir ez-Zor dan Hama oleh ranjau darat yang tersisa dari perang melawan ISIS.  

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di London, 98 orang, termasuk 45 wanita, sejauh ini kehilangan nyawa mereka saat mencari dan mengumpulkan “truffle” yang tumbuh di gurun Suriah setelah hujan lebat. Mereka hilang. 

Orang-orang Suriah menghadapi kesulitan ekonomi yang parah karena perang bertahun-tahun dengan ISIS dan pengepungan ekonomi yang diberlakukan pada mereka oleh Amerika Serikat, dan penduduk di beberapa bagian negara tempat jamur truffle langka tumbuh berbondong-bondong untuk menemukan tanaman tersebut, yang telah nilai ekonomi. Mereka pergi ke gurun dan tambang yang ditinggalkan oleh ISIS mengancam hidup mereka. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presiden Armenia Menentang Pencopotan Komandan Militer

Read Next

Punya Masalah? Lakukan Ini, Pasti Ada Jalan