ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Hampir Bersamaan, di Medan Polisi Bunuh 2 Orang, di Cengkareng Polisi Tembak Mati 3 Orang

pistol

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/02/2021). Beberapa hari ini heboh terkait kasus pembunuhan yang melibatkan oknum polisi. Seperti di Medan Sumatera Utara dan Cengkareng Jakarta Barat.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, sama-sama anggota polri terlibat kasus pembunuhan di medan dan cengkareng.

Pembunuhan di Medan dilakukan oleh Aipda Roni Syahputra pada Senin (22/02/2021).

Aipda Roni membunuh dua wanita muda bernama Riska Fitria (21) dan Aprilia Cinta (16). Kedua korban sama-sama tinggal di Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Aipda Roni membuang mayat kedua korban di lokasi terpisah. Satu dibuang di Jalan Budi Kemasyarakatan, Lingkungan 24, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Satunya lagi dibuang di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai, tepatnya di wilayah Lingkungan Pasiran.

Tiga hari setelah pembunuhan di Medan, lalu Bripka Cornelius Siahaan menembak mati tiga orang di Kafe RM, kawasan Cengkareng Jakarta Barat, Kamis (25/02/2021).

Tiga orang yang tewas ditembak Bripka Cornelius yakni Martinus Riski Kardo Sinurat (anggota TNI AD yang juga petugas keamanan RM kafe), Feri Saut Simanjuntak (pramusaji), dan petugas kasir bermarga Manik.

Penembakan di Cengkareng berawal saat Bripka Cornelius datang sekira jam 02.00 WIB bersama temannya yang bernama Pegi dan langsung memesan minuman.

Karena kafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah membubarkan diri, Bripka Cornelius ditagih bill pembayaran minuman sebesar Rp3.335.000.

Bripka Cornelius tidak mau membayar. Hal itu membuat korban Martinus selaku keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut.

Bukannya membayar tagihan, tiba-tiba Bripka Cornelius mengeluarkan senjata api dan ditembakkan ke arah ketiga korban secara bergantian.

Bripka Cornelius kemudian keluar dari kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan dijemput temannya dengan menggunakan mobil.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan jajarannya telah mengambil langkah tegas dalam menangani kasus penembakan tersebut.

Irjen Fadil menegaskan, Bripka Cornelius telah diperiksa secara maraton sejak pagi dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah didapatkan 2 alat bukti, untuk diproses secara pidana. Saya ulangi, kepada tersangka sudah diproses langsung pagi hari ini juga,” kata Irjen Fadil, Kamis (25/02/2021).

“Ditemukan 2 alat bukti berdasarkan saksi dan olah TKP sehingga pagi ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan sanggaan pasal 338 KUHP,” lanjut Irjen Fadil.

Fadil meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas ulah anak buahnya yang mencoreng nama baik institusi Polri.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan kepada TNI AD,” kata Irjen Fadil.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ada Surga Di Svarga Bumi Borobudur Magelang, Destinasi yang Wajib Dikunjungi

Read Next

Cara Membuat Daun Mengkilap Pada Tanaman Hias