ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

MUI Respon Hebohnya Tuyul di Tegalbuleud Sukabumi

MUI Respon Hebohnya Tuyul di Tegalbuleud Sukabumi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/02/2021). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Tegalbuleud turut menanggapi terkait hebohnya warga Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi kehilangan uang diduga dicuri tuyul.

MUI Desa Tegalbuleud menyoroti adanya warga yang menuding makhluk gaib yakni tuyul sebagai pelaku pencurian uang.

Menurut keterangan Ketua MUI Desa Tegalbuleud, H Fahrudin , ia mengaku pernah mendapat kabar serupa setahun lalu namun informasinya tak berkembang hingga berseliweran di media sosial seperti sekarang ini.

“Baru dengar hari ini, dan ramai di status Facebook. Jujur, saya sendiri tahu yang namanya tuyul itu cuma di televisi, menyerupai anak kecil, botak. Secara alamiah tidak pernah dan belum pernah lihat dari dulu sampai sekarang,” kata Fahrudin, dalam keterangannya kepada media, Kamis (25/02/2020).

Menurutnya semisal saat menghitung uang, minimal disaksikan oleh istri, suami atau keluarga yang lainnya, sesudah itu masuk ke lemari atau brankas dan dikunci.

Setelah itu keesokan harinya dihitung lagi dan disaksikan, kalau ada yang Hilang baru dikonfirmasi ke teman dekat untuk ditelusuri.

“Jangan sampai karena banyak orang kaya di sekitar Karanganyar, lalu muncul dugaan hilang duit karena ada yang memelihara tuyul,” katanya.

Menurut Fahrudin, dalam agama dan kitab pun tidak ada keterangan yang terkait dengan tuyul.

“Hemat pribadi saya, itu hoax, isu atau gosip. Mereka hanya menulis di status Hilang uang, namun secara kronologis dan faktanya tidak dijelaskan,” katanya.

Fahrudin juga menyampaikan, bahwa isu tuyul pernah terjadi pada tahun 2020, seorang pemilik warung pernah menanyakan benar tidaknya ada tuyul. Karena saat itu pemilik warung kehilangan Uang sebesar Rp 1 juta, dari jumlah Uang yang disimpannya di laci sebesar Rp 5 juta.

Fahrudin mengatakan pemilik warung menghitung Uang dengan disaksikan pembantunya yang lebih dari satu orang, selang satu hari uangnya hilang. Yang terjadi pemilik warung memanggil dukun, dan di tempat tersebut dibakarlah kemenyan.

“Menurut dukun uang Hilang karena ada tuyul lewat, namun pada pukul 13.00 WIB, uang ketemu di pojok warung, jadi pada kasus tersebut banyak kemungkinan,” katanya.

“Kendati demikian, kami akan tetap menyelidikinya, dan minta keterangan kepada mereka yang merasa hilang uangnya. Insya Allah akan ditelusuri,” ujarnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Nasionalis Religius versi Gus Baha

Read Next

Ceramah Lucu KH Musleh Adnan