ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ingat Ya! BI: Bitcoin Bukan Alat Pembayaran Sah

Ingat Ya! BI: Bitcoin Bukan Alat Pembayaran Sah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/02/2021). Dalam beberapa tahun terakhir, transaksi atau jual beli bitcoin kian marak dan cenderung mengalami peningkatan.

Bank Indonesia sebagai bank sentral yang mengatur peredaran alat pembayaran turut menanggapi fenomena bitcoin.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan, alat pembayaran yang sah di Indonesia adalah Rupiah.

“Poin penting sesuai dengan UUD 45 di Indonesia hanya ada mata uang yang disebut rupiah. Jadi seluruh alat pembayaran menggunakan koin, uang kertas, uang digital itu harus menggunakan rupiah dan wewenangnya ada di BI,” kata Perry, Kamis (25/02/2021).

Jadi alat pembayaran lain termasuk mata uang kripto seperti bitcoin tidak boleh dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah.

Perry menegaskan, sejak awal bank sentral Indonesia memastikan Bitcoin bukan bagian dari alat pembayaran yang sah digunakan di dalam negeri.

“Sejak awal kami tegaskan Bitcoin tidak bagian dari pembayaran yang sah demikian juga mata uang selain Rupiah,” katanya.

Selain itu, kata Perry pihaknya saat ini tengah merumuskan Central Bank Digital Currency yang akan diedarkan ke perbankan dan teknologi finansial (tekfin), baik secara wholesale maupun ritel. Rencana ini bekerja sama dengan bank sentral negara lain.

“Kemudian dalam konteks ini kami mau juga melakukan kerja sama yang erat dengan bank-bank sentral lain. Kami antara bank sentral saling study untuk menyusun dan mengeluarkan InsyaAllah ke depannya Central Bank Digital Currency demikian,” terang Perry.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Misteri Berdirinya NU

Read Next

Kaya Abadi Atau Miskin Permanen