ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Garis Polisi Terpasang di Lokasi Penembakan di Cengkareng yang Tewaskan 3 Orang dan 1 Orang Luka-luka

Penembakan di Cengkareng

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/02/2021). Pada Kamis (25/02/2021) siang, telah terpasang sebuah garis polisi di lokasi insiden penembakan oleh oknum polisi yang menewaskan tiga orang dan satu luka-luka. Lokasi kejadian di sebuah Kafe RM RT 12/04 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebagai informasi telah terjadi insiden penembakan di Cengkareng, Jakarta Barat, mengakibatkan empat korban. Tiga korban tewas, termasuk anggota TNI, dan satu korban mengalami luka-luka.

“Ada empat korban, (terdiri atas) tiga meninggal dunia di tempat, pertama adalah inisial S yang merupakan anggota TNI, kedua FSS ini meninggal juga, pegawai kafe,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/02/2021).

Selain itu, korban tewas lainnya adalah M, yang merupakan pegawai Kafe RM. Sedangkan satu korban luka berinisial H masih dirawat di rumah sakit.

“Ini sementara jenazah masih di RS Polri. Rencananya selesai penjagaan di RS baru akan diambil oleh keluarga,” lanjut Yusri.

Jadi tiga korban tewas adalah anggota TNI AD berinisial S, FSM sebagai waiters RM Cafe, M selaku kasir RM Cafe. Sedangkan satu korban luka, yakni H, adalah Manajer RM Cafe.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Fadil Imran juga meminta maaf atas insiden penembakan yang dilakukan oleh bawahannya itu.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan TNI AD. Belasungkawa saya yang mendalam atas kejadian ini,” kata Fadil Imran.

Fadil mengatakan, pelaku Bripka CS sudah ditetapkan sebagai tersangka. Bripka CS menjalani pemeriksaan maraton di Polda Metro Jaya.

“Pelaku sudah kita lakukan pemeriksaan maraton pagi ini dan olah TKP, sehingga sudah didapatkan dua alat bukti untuk diproses secara pidana,” kata Fadil Imran.

Fadil Imran menegaskan, pelaku diproses secara pidana dan kode etik. Terkait kasus penembakan di Cengkareng, Bripka CS dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

“Saya ulangi, kepada tersangka sudah diproses langsung pagi ini juga dan sudah ditemukan dua alat bukti berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, sehingga pagi ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus Pasal 338 KUHP,” kata Fadil.

Kronologi penembakan oleh anggota Polri

Pukul 02.00 WIB

Tersangka Bripka CS sekitar pukul 02.00 WIB datang ke sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat. Kemudian tersangka melakukan kegiatan minum-minum di kafe tersebut.

Pukul 04.00 WIB

Kira-kira pukul 04.00 WIB karena kafe itu akan tutup, pada saat akan melakukan pembayaran terjadi percekcokan antara tersangka dengan pegawai kafe.

Berdasarkan keterangan tertulis Indonesia Police Watch (IPW), awalnya kafe tersebut akan tutup dan pengelola kafe meminta Bripka CS membayar minuman yang sudah dipesan. Pelaku ditagih untuk membayar Rp 3,3 juta, tetapi menolak.

“Karena kafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah membubarkan diri, lalu pelaku ditagih bill pembayaran minuman sebesar Rp 3.335.000. Namun pelaku tidak mau membayar,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/02/2021).

Kemudian, dengan kondisi mabuk tersangka Bripka CS melakukan penembakan terhadap 4 orang. Sebanyak 3 orang tewas di tempat, sementara 1 orang dirawat di RS.

Tiga korban yang meninggal dunia antara lain, pertama berinisial S yang merupakan anggota TNI, kedua pegawai kafe berinisial FSS, pegawai kafe berinisial M. Sedangkan 1 korban masih dirawat di RS berinisial H.

Ketiga jenazah tersebut dibawa ke RS Kramat Jati. Saat ini jenazah tersebut masih di RS Polri Kramat Jati, setelah selesai penanganan di rumah sakit baru akan diambil keluarga korban.

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran meminta maaf atas aksi koboi Bripka CS. Fadil mengaku akan menindak tegas pelaku, dan akan membantu meringankan keluarga korban terkait pemakaman.

Pagi hingga siang hari

Pelaku dijemput anggota kepolisian dan diamankan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat. Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Kalideres dan dilakukan pemeriksaan.

“Hari ini kita akan secara maraton untuk melakukan pemeriksaan,” kata Yusri.

Sebagai informasi, sebelumnya oknum polisi diduga melakukan penembakan di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat. Tiga orang tewas dalam kejadian itu.

Peristiwa penembakan di Cengkareng ini dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo. Adi menyebut pelaku penembakan adalah oknum polisi.

“Benar, ada kejadian penembakan oleh diduga anggota Polri,” kata Ady, dalam keterangannya kepada media, Kamis (25/02/2021).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kaya Abadi Atau Miskin Permanen

Read Next

Selamat Harlah NU ’98 dari Secretary General of the PBNU Dr. Ir. H. A. Helmy Faishal Zaeni