ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Wow! Hutang Indonesia Capai Rp.6 Ribu Triliun, Ini Jawaban Sri Mulyani

Defisit APBN Mencapai Rp764 Triliun, Hutang Bertambah Rp958 Triliun

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/02/2021). Pada tahun lalu, tahun 2020, catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan adanya peningkatan terhadap hutang Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beralasan kenaikan utang pemerintah ini dikarenakan pandemi covid-19. Adapun, selama setahun utang pemerintah meningkat hingga 8%.

“Kenaikan utang publik dan pemerintah akibat counter cycle selama setahun utang kita meningkat 8%,” kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (23/02/2021).

Menurutnya pasar utang Indonesia memang belum sedalam negara maju. Lantaran Indonesia masuk sebagai negara berkembang yang harus menjaga defisit fiskalnya.

“Pasar utangnya belum sedalam negara maju. Kita enggak bisa membandingkannya karena kita harus menjaga fiskal kita untuk melihat secara teliti mana yang harus berdampak,” katanya.

Sri Mulyani mengklaim bahwa utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan pada negara di lainnya. Lantaran kenaikan utang pada negara lainnya meningkat hingga 20%. Sebagai perbandingan kenaikan utang Amerika Serikat menngkat 22,5% sedangkan Jepang meningkat 28%.

“Tingkat utang dan tambahan utang publik Indonesia terjaga dan menjadi salah satu yang terendah,” katanya.

Sebelumnya, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan IV 2020 tercatat sebesar USD417,5 miliar atau Rp5.807,43 triliun (kurs Rp13.9100 per USD). Rinciannya terdiri dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD209,2 miliar dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD208,3 miliar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bisnis Kuliner Menjanjikan dan Mudah Dilakukan

Read Next

Kapolri Didesak Panggil Munarman, Terkait ISIS?