ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sempat Batal, Festival Dalang Cilik Kembali Diadakan

Festival Dalang Cilik

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/02/2021). Sempat batal karena pandemi COVID-19 tahun lalu, Festival Dalang Cilik kembali digelar.

Festival Dalang Cilik dilaksanakan secara terbatas dengan menampilkan 10 dalang cilik selama dua hari, yakni pada 23-24 Februari 2021 di Ndalem Joyokusuman, Solo.

Kepala Bidang Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan Solo, Iis Purwaningsih, menyampaikan gelaran kali ini murni dilaksanakan sebagai festival. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya digelar seperti kompetisi.

“Dulu kan isinya lomba, 14 dalang SD dan 14 SMP, ada lombanya. Kalau sekarang 5 dalang SD dan 5 SMP dan konsepnya benar-benar festival. Mereka biar datang itu gembira, tidak ada beban. Semua kami beri hadiah,” kata Iis, dalam keterangannya kepada media, Selasa (23/02/2021).

Adapun sebelumnya terdapat 26 peserta yang mendaftar untuk Festival Dalang Cilik 2021 dan mengirimkan karyanya. Karya-karya peserta dikurasi dan terpilihlah 10 orang peserta yang tampil pada festival ini.

Menurutnya, festival kali ini sebagai pelipur hati anak-anak yang rindu dengan festival kebudayaan. Sebab selama setahun terakhir anak-anak tidak bersekolah tatap muka dan pemkot hanya menggelar kegiatan budaya via daring.

“Tahun lalu sebenarnya anak-anak itu sudah siap tampil, kita juga sudah siap 90 persen. Tapi empat hari sebelum festival dimulai, Solo ditetapkan KLB (kejadian luar biasa) COVID-19,” katanya.

Karena masih pandemi COVID-19, pelaksanaan Festival Dalang Cilik 2021 dibatasi 100 orang di dalam lokasi, termasuk kru dan penonton. Masyarakat bisa mengakses pertunjukan melalui YouTube.

“Ini rutin kita gelar sebagai cara meregenerasi dalang. Di Solo ternyata tidak cepat. Kita menjaring sebanyak-banyaknya, ternyata dapat 26 anak saja,” ujar dia.

Sementara itu, menurut keterangan salah satu peserta, Gabriel Sanata Putra, mengatakan sebetulnya tahun lalu dirinya juga telah siap mengikuti Festival Dalang Cilik. Pentas yang tertunda itu terbayar tuntas hari ini.

Warga Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo itu membawakan lakon Kikis Tunggarana. Lakon yang biasa dimainkan 6 jam itu harus diringkas menjadi 30-45 menit.

“Ceritanya tentang perang antarsaudara memperebutkan wilayah, salah satunya melibatkan Gatotkaca. Sebenarnya ini harus 6 jam, tapi karena dibatasi waktunya ya kemarin latihan sama guru saya diringkas,” katanya.

Walau begitu, Gabriel mengaku lega bisa kembali tampil di Festival Dalang Cilik. Dia pun terus berlatih sambil menantikan gelaran semacam itu.

“Latihan terus di sanggar di Klaten, jauh dari rumah. Ya senang akhirnya bisa ikut festival lagi,” katanya.

Pada festival kali ini sepuluh finalis unjuk kepiawaian dalam ajang Festival Dalang Cilik Kota Surakarta 2021 yang dihelat selama dua hari pada Selasa hingga Rabu (23 – 24/02/2021), di Rumah Kebudayaan Dalem Joyokusuman Surakarta, Kota Solo, Jawa Tengah.

Pembukaan perhelatan ajang final festival salah satu kesenian tradisional itu ditandai dengan penancapan gunungan wayang oleh Asisten Pemerintahan Kota Surakarta, Kinkin Sulthanul Hakim bersama Kepala Dinas Kebudayaan Surakarta, Agus Santoso,  dilanjutkan dengan penampilan Tari Bedhaya Balabak oleh Sanggar Tari Semarak Candrakirana.

Masyarakat, khususnya para pecinta seni pedalangan pun dapat menyaksikan acara ini secara daring melalui kanal YouTube Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Kota Surakarta pada Selasa dan Rabu, 23 dan 24 Februari pukul 10.00 s.d 14.00 WIB.

Adapun penampilan lima dalang kategori A untuk siswa SD pada Selasa, 23 Februari 2021. Lima dalang kategori B untuk siswa SMP bisa dilihat pada Rabu, 24 Februari 2021. Sepuluh dalang cilik finalis yang lolos kurasi ini berasal dari Kota maupun Kabupaten se-Solo Raya.

Lima finalis kategori A berasal dari Kota Surakarta, yaitu Yusuf Ratda Mulya, Arka Pinandhita Arjasa Arkhab Rahadian, dan Gabriel Sanata Putra; dan dari Kabupaten Sukoharjo, yaitu Alif Rizki Ramadhan dan Hafidz Zidan Saputra.

Sedangkan lima finalis kategori B berasal dari Kota Surakarta, yaitu Kanastren Nareswara Darmanasti, Handika Dhimas Sri Cahyanto, dan Juvanda Wahyu Arifky; dari Kabupaten Sukoharjo, Abimanyu Katon Wenang; dan dari Kabupaten Karanganyar, Fajri Nursalim.

Kurator sekaligus juri Festival Dalang Cilik Kota Surakarta 2021 ini berasal dari akademisi yaitu Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) serta dari dalang profesional.

Di sela acara, Asisten Pemerintahan Kota Surakarta, Kinkin Sulthanul Hakim kepada wartawan mengatakan, pihaknya bersama seniman dan budayawan akan tetap konsisten mewujudkan visi Kota Solo sebagai kota budaya. 

“Pertunjukan ini adalah pertunjukan di tengah pandemi yang tentunya kita harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Harapan kami dengan Festival Dalang Cilik ini dapat memunculkan generasi – generasi muda yang tetap nguri – uri (melestarikan) budaya di Kota Surakarta. Dari keseluruhan ada dua puluh lima peserta tapi ada seleksi dari awal sehingga yang tampil nanti ada sepuluh peserta. Kedepan, Solo sebagai Kota Budaya dapat pula diwujudkan lewat festival – festival kesenian salah satunya Festival Dalang Cilik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Agus Santoso, pada kesempatan yang sama menyampaikan, dengan terselenggaranya Festival Dalang Cilik Kota Surakarta 2021 ini diharapkan dapat memotivasi para finalis nantinya untuk dapat mengembangkan bakat seni pedalangan mereka sebagai bentuk pelestarian budaya.

“Tiap kategori akan dinilai dewan juri dan ditetapkan sebagai jawara Dalang Mumpuni, Dalang Sabet, Dalang Catur, Dalang Nggendhingi, dan Dalang Sanggit. Melalui acara ini, diharapkan semua finalis termotivasi mengembangkan bakat seni pedalangan mereka untuk pelestarian budaya yang tercermin pada wayang kulit”,  jelasnya.

Adapun juara dalam tiap kategori dengan lima keahlian tersebut akan diumumkan pada Rabu, 24 Februari 2021. Para juara juga akan mendapatkan piagam, trofi, dan uang pembinaan dari Dinas Kebudayaan Kota Surakarta sebagai bentuk apresiasi.

Selain penampilan dari para finalis, Dinas Kebudayaan Kota Surakarta juga menampilkan berbagai jenis wayang dalam rangkaian Festival Dalang CIlik Kota Surakarta 2021 ini. 

Para penonton disajikan pementasan Wayang Suket dan Wayang Gemblung, serta filosofi Wayang Semar Raksasa pada hari pertama. Pada hari kedua, penonton pun bisa menyaksikan pementasan Wayang Kancil dan Wayang Golek.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi Layanan SIM Keliling Banyuwangi Hari Ini

Read Next

Tips Kaya Raya Meski Penghasilan Sedikit