ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
26 February 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sudah 4 Hari, Periuk Masih Banjir

Sudah 4 Hari, Periuk Masih Banjir

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/02/2021). Meski beberapa titik banjir sudah mulai surut tapi rupanya tidak untuk sejumlah wilayah di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.

Di wilayah itu, banjir masih merendam kawasan itu bahkan hingga Selasa (23/02/2021) siang.

Sebagai informasi, banjir di kelurahan periuk sudah empat hari, tercatat ketinggian banjir yang terjadi sejak Sabtu (20/02/2021) ini bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 3 meter.

Menurut keterangan seorang warga Handika (29), mengatakan banjir setinggi 150 sentimeter masih merendam rumahnya.

“Ada beberapa rumah yang terendam setinggi 2 meter, tapi belakangan ini sudah mulai surut,” kata Handika, dalam keterangannya kepada media.

Sementara menurut keterangan Camat Periuk Maryono, dikatakan bahwa ada tujuh rukun warga (RW) yang masih terendam banjir hingga Senin kemarin.

Ketujuh RW tersebut adalah RW 008, RW 011, dan RW 013 di Kelurahan Periuk; kemudian RW 021, RW 022, dan RW 025 di Kelurahan Gebang Raya.

“Di Kelurahan Gembor ada di RW 007, yang masuk ke Perumahan Total Persada,” kata Maryono kepada media, Senin (22/02/2021).

Ketua RW 011 Tatak Sunarwan menyampaikan, ratusan rumah di RW itu masih terendam banjir setinggi 1,5-2 meter pada Senin (22/02/2021) siang.

Banjir terjadi karena Kali Ciracab meluap, imbas dari hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat (19/02/2021) pekan lalu.

Menurut Buku “Melacak Asal Muasal Nama Kampung di Kota Tangerang” karya Burhanudin mengungkapkan bahwa kecamatan terkecil di Kota Tangerang itu memang sejak lama sudah menjadi tempat genangan air.

Saat musim hujan, orang-orang sering mencari ikan di Periuk karena tempat tersebut berbentuk cekungan seperti danau dan rawa.

“Jadi disebut periuk karena tempat ngumpul air di sini, letaknya paling rendah dibandingkan tempat lain,” kata Suahemi, salah satu narasumber di buku tersebut.

Burhanudin menulis, Periuk menjadi bagian dari daerah tampungan air di Kota Tangerang dan kini sudah menjadi kawasan padat penduduk.

Bahkan, daerah hulu yang rendah pun kini sudah tidak terlihat karena tertutup perumahan.

Jadi jangan kaget, Periuk kini menjadi daerah langganan banjir yang airnya sulit surut bahkan hingga berhari-hari.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Adzan Merdu Irama Lagu India

Read Next

Waspada Cuaca Ekstrem Besok 24 Februari di Wilayah Ini