ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
26 February 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kapolri: Jangan Tahan Tersangka Kasus Pelanggaran ITE, Kecuali Ini

Terlibat Investasi Bodong, Peserta Ajang Pencarian Bakat Ditangkap Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/02/2021). Tersangka kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE yang telah meminta maaf sekarang tidak ditahan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan instruksi kepada jajarannya.

Selain itu, penahanan juga tidak dilakukan apabila kasus tersebut dinilai tak berpotensi memecah belah masyarakat, mengandung unsur SARA, radikalisme dan separatisme.

Instruksi itu disampaikan oleh Listyo kepada jajarannya melalui Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.

Menurutnya penyidik kepolisian agar mengedepankan upaya mediasi terhadap kasus yang berkaitan dengan pelanggaran Undang-Undang ITE.

“Korban yang tetap ingin perkaranya diajukan ke pengadilan namun tersangkanya telah sadar dan meminta maaf, terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan dan sebelum berkas diajukan ke JPU agar diberikan ruang untuk mediasi kembali,” tulis Listyo dalam Surat Edaran Nomor: SE/2/11/2021.

Jadi penahanan akan dilakukan jika tersangka kasus pelanggaran ITE tidak meminta maaf dan pelanggaran itu berpotensi memicu memecah belah masyarakat, mengandung unsur SARA, radikalisme dan separatisme.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Heboh! Pastor Ini Bicara Islam Nusantara

Read Next

Sholawat, NU Dan NKRI Bersama Syech Musthofa Mas’ud