ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Banjir Karawang; Lebih dari 14 ribu Rumah Terendam Banjir

Banjir Karawang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/02/2021). Sejak beberapa hari terakhir, bencana banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, semakin meluas, hingga merendam 14.340 rumah di 33 desa.

Menurut laporan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Minggu (21/02/2021), Banjir Karawang terjadi karena curah hujan yang tinggi serta meluapnya sejumlah sungai di wilayah itu sudah menyebar di 15 kecamatan.

Sejumlah sungai di Karawang yang meluap tersebut, di antaranya Citarum, Cibeet, Cikaranggelam, Cikareteg dan Sungai Cilamaya.

Sebanyak 14.754 KK atau 52.527 jiwa di Karawang dilaporkan terdampak bencana banjir. Sementara warga korban banjir yang mengungsi sebanyak 3.393 KK atau 19.092 jiwa.

Pelaksana Harian Bupati Karawang Acep Jamhuri menyampaikan, saat ini banjir semakin meluas hingga merendam 33 desa di 15 kecamatan.

Sebanyak 15 kecamatan di Karawang yang kini dilanda banjir, adalah Rengasdengklok (enam desa), Telukjambe Barat (tiga desa), Ciampel (satu desa), Pangkalan (satu desa), Cikampek (dua desa), Karawang Barat (lima desa), Tirtamulya (satu desa), serta Kecamatan Jatisari (satu desa).

Banjir juga melanda Kecamatan Telukjambe Timur (dua desa), Banyusari (dua desa), Karawang Timur (satu desa), Cilamaya Wetan (empat desa), Pakisjaya (dua desa), Rawamerta (satu desa), serta Kecamatan Batujaya (satu desa).

Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terendam banjir menyusul tingginya curah hujan dan meluapnya beberapa sungai di wilayah Karawang.

“Banjir sudah meluas ke sejumlah wilayah Karawang sampai ke wilayah perkotaan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Yasin Nasrudin, dalam keterangannya, Sabtu (20/02/2021).

Di wilayah perkotaan, banjir selain merendam rumah sakit, juga permukiman, akses jalan, dan kawasan pusat pertokoan.

Rumah sakit yang terendam banjir di antaranya Rumah Sakit Islam Karawang dan Rumah Sakit Bayukarta.

Akibat kondisi itu, petugas membawa pasien ke rumah sakit yang lebih aman atau yang tidak terkena banjir.

Selain itu, banjir juga dilaporkan merendam kantor pemerintahan seperti kantor kecamatan dan kantor desa, serta merendam akses jalan, sawah, fasilitas umum serta rumah ibadah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD setempat, banjir di Karawang telah meredam ribuan rumah yang tersebar di 24 desa, 12 kecamatan sekitar Karawang, demikian Yasin Nasrudin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

EKSKLUSIF.. Testimoni Natasya Memilih ISLAM

Read Next

Walikota Solo Sekarang Jadi Tukang Las…??