ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
26 February 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Permadi Arya alias Abu Janda Masih Ramai Jadi Perbincangan Netizen, Kontroversi Apalagi?

#TangkapAbuJanda

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/01/2021). Di Twitter, Permadi Arya alias Abu Janda sedang ramai jadi pembicaraan oleh para warganet karena diduga melakukan ujaran bernuansa SARA terhadap eks Komisioner Komnas HAM asal Papua Natalius Pigai.

Kontroversi Abu Janda

Baru-baru ini, foto pegiat media sosial Abu Janda bersama mantan Kepala BIN AM Hendropriyono pun turut menjadi buah bibir.

Permadi Arya alias Abu Janda Masih Ramai Jadi Perbincangan Netizen, Kontroversi Apalagi?

Foto Abu Janda dengan Hendropriyono diunggah oleh akun Twitter Yan Harahap, seorang politikus Partai Demokrat pada Jumat, 29 Januari 2021. “Tau kan, maksud dia pamer foto ini?,” tulis Yan Harahap di Twitter.

Menurut informasi yang di himpun, Permadi Arya pernah mem-posting video bersama Hendropriyono di akun instagram pada 7 Mei 2020. Saat itu, Abu Janda menghadiri acara peringatan ulang tahun Hendropriyono.

“Buat yang belom kenal sepak terjangnya, beliau itu yang belom lama ini berani buka suara oknum turunan Arab jangan provokasi aja! (Maksudnya Rizieq dkk). Jadi, pakjen ini salah satu dari sedikit jenderal TNI yang vokal kritik intoleransi,” tulis Abu Janda.

Sebelumnya diberitakan, Permadi Arya dilaporkan karena diduga menghina Natalius Pigai dengan pernyataannya yang mengandung rasis melalui akun Twitter bernama Permadi Arya @permadiaktivis1 oleh Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medi Rischa Lubis. Laporan tersebut tercatat dalam surat tanda terima laporan Nomor: STTL/30/I/2021/ Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021.

Atas cuitannya, Permadi Arya dilaporkan dengan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) dan/atau Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kebencian atas Permusuhan Individu dan/atau Antargolongan (SARA) Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Batu Diduga Meteor Timpa Rumah Warga Lampung

Read Next

Abu Janda Buka Suara Terkait Susi Ajak Netizen Unfollow Dirinya