ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
26 February 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Viral, Menangis Sesenggukan Saat Belajar Berhitung

viral

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/01/2021). Viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan seorang bocah laki-laki yang kebingungan sampai menangis sesenggukan saat belajar berhitung dengan gurunya.

Video itu viral usai dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update pada Selasa (26/01/2021).

Bocah laki-laki yang dijuluki ‘si gemas’ tersebut membuat publik iba sekaligus tidak tega saat melihatnya. Aksi gurunya pun menuai cibiran seketika.

Dalam video, bocah dengan kaus bewarna oranye-kuning tersebut tengah duduk di sebuah ruangan seperti kantor.

Bocah itu oleh si perekam video diajarkan berhitung angka demi angka. Namun, bocah tersebut tampak tidak lancar melafalkannya.

Dia tampak kebingungan sampai garuk-garuk kepala. Sementara sosok yang berada di hadapannya terus mendesaknya agar bisa.

“Aduh mulutku kenapa begini,” katanya sembari memegang kepala.

Sesekali, anak itu menengok ke arah lainnya. Dia tampak seolah ingin segera menyelesaikan belajar berhitung dan pergi dari ruangan itu.

Namun, sang pengajar tetap kekeuh mengajaknya berlatih hitung-hitungan sampai dia kembali menangis sesenggukan sembari sesekali menampilan muka geregetan.

Sampai pada akhirnya, bocah laki-laki tersebut diminta untuk memanjatkan doa.

Video bocah yang tampak kebingungan saat diajarkan berhitung tersebut menuai berbagai macam komentar.

Tidak sedikit warganet mengaku tidak tega dan murka melihat perlakuan pengajar ke bocah tersebut lantaran dinilai terlalu memaksa.

“It’s not funny at all. Ini bisa jadi disleksia. Mau dipaksa bagaimanapun sulit karena metode belajarnya yang kurang tepat. Harus pakai metode lain,” ujar @Jastip-elcia.

“Ini yang bodoh ya gurunya. Kalau mau sukses gak harus pintar matematika. Tiap anak punya kelebihan dan kekurangan masing-masing,” sambung Matotal7.

“Saya guru tapi kasihan sama anak muridnya, pasti deg-degan mana pakai dibuat video. Diposisi lain ada guru lain yang ikut-ikutan juga. Kasihan mental anaknya. Semua itu butuh proses apalagi metode hapalan seperti itu yang tadinya bisa jadi cuma gugup,” balas Ira_bagasari.

“Sebagai guru TK, kalau lihat anak seperti ini kita peluk dulu tenangin, ngajari pakai media lebih cepat, gambar atau benda. Kasihan lagi nangis malah divideoin. Bagaimana pun juga, dia anak kebanggaan orang tuanya,” timpal Emi_azzam.

“Malah kasihan. Dia gak bisa fokus karena udah ketakutan. Jadi apapun yang ada dipikirannya seketika ambyar. Menurutku penting banget guru bisa mengendalikan emosi saat mengajar, terutama anak-anak yang usianya masih kecil. Karena beban psikis anak kecil biasanya akan terbawa sampai mereka besar,” tulis Ratihpy.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Warganet Masih Belum Percaya Nino Fernandez Nikahi Hannah Al Rashid

Read Next

Asyik, Kini Ada Wisata Kuliner dan Pusat Oleh-oleh di Paser