ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
1 March 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Warga Sekotong Barat Temukan Mayat Tanpa Identitas Sudah Jadi Tengkorak Saat Cari Ikan

meninggal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/01/2021). YSeorang warga Dusun Batu Kijuk Desa Sekotong Barat, Riadi (52), menemukan mayat dalam posisi terlentang menghadap ke atas, di karang pantai saat air laut surut.

Kala itu Riadi tengah mencari ikan di Pantai Pemalikan Alit, menemukan mayat Mr X (mayat tanpa identitas) yang sudah menjadi tengkorak.

Riadi bersama rekannya, Imran, memindahkan Mr X ke pinggir pantai.

Menurut informasi yang dihimpun, mereka menggunakan tali mengikat mayat Mr X dengan bambu untuk dibawa bersama masyarakat lain.

Mayat hanya mengunakan celana pendek jenis kain bergaris putih warna hitam. Selanjutnya, saksi menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih.

Polsek Sekotong Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat, langsung melakukan evakuasi Mr X pada Minggu, pukul 07.00 WITA.

Informasi penemuan mayat MR X diperoleh dari laporan warga masyarakat Pemalikan Alit ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih, Aipda Komang Sumada. Kemudian, menyampaikan kepada Personil piket SPK II Polsek Sekotong.

Personil Polsek Sekotong dipimpin Kapolsek, Iptu I Kadek Sumerta SH, mendatangi TKP penemuan mayat Mr X. Bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Lobar dan SPKT Polres Lobar.

Dalam evakuasi, di lokasi disiapkan dua unit Ambulance. Yaitu dari Pusksesmas Pelangan dan Ambulance Desa Batu Putih.

Kemudian Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Barat melaksanakan olah TKP di lokasi penemuan mayat. Dan menurut hasil olah TKP mayat, Mr X diduga diperkirakan terapung di laut sekitar tiga mingguan. Kondisi mayat sebagian sudah berupa tengkorak.

Ada beberapa bagian tulang lepas. Diduga berjenis kelamin lelaki. Pukul 13.00 WITA, mayat Mr X dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara menggunakan Ambulance UPT Puskesmas Pelangan untuk diotopsi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ngaji Santuy: Ustadz Ahmad Zamroni Anas

Read Next

Pesan Abah Sekumpul Tentang Syair Khobbiri