ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Human Rights Watch Peringatkan Kejahatan Perang Baru di Yaman

Human Rights Watch Peringatkan Kejahatan Perang Baru di Yaman

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/01/2021). Human Rights Watch telah merilis sebuah laporan pada tahun 2021 yang memperingatkan bahwa kejahatan perang baru sedang terjadi di Yaman.

Kantor berita Al-Khaleej Al-Jadeed melaporkan pada hari Kamis bahwa krisis kemanusiaan di Yaman semakin meningkat dengan kurangnya bantuan, runtuhnya perekonomian negara, penyebaran virus Corona dan pengurangan atau penghentian bantuan kemanusiaan. .

Menurut laporan itu, sedikitnya 18.400 warga sipil telah terbunuh atau terluka sejak dimulainya perang, dan lebih dari 20 juta orang, atau sekitar dua pertiga dari populasi, membutuhkan bantuan makanan.

Human Rights Watch menyalahkan Liga Arab yang dipimpin Saudi-UEA dan Dewan Transisi Selatan di Aden atas kejahatan tersebut, dan mengatakan tidak ada insentif untuk menghentikan konflik di Yaman setelah bertahun-tahun masalah yang belum terselesaikan. Dia menyerukan agar tindakan internasional diambil untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Sebelumnya, tim yang memantau pelanggaran hak asasi manusia di Yaman mengajukan daftar rahasia ke PBB, termasuk individu dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang diduga melakukan kejahatan perang.

Juru bicara gerakan Ansar al-Islam Mohammed Abdul Salam pada hari Sabtu juga mengecam keras PBB karena tidak memperhatikan krisis kemanusiaan besar yang diderita rakyat Yaman.

Arab Saudi, bersama dengan UEA, Bahrain, Sudan, dan Amerika Serikat, mulai menginvasi Yaman pada 26 April 2015, membentuk apa yang disebut Aliansi Arab-Amerika, tetapi dalam enam tahun terakhir, dengan pengecualian UEA dan Amerika Serikat, sekutu Saudi lainnya Koalisi mundur, dan Abu Dhabi kini telah berubah dari sekutu lama menjadi saingan bagi Riyadh di Yaman selatan.

Ribuan orang Yaman telah terbunuh sejak Arab Saudi menginvasi Yaman, dan menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, kelaparan di negara itu telah menjadi bencana kemanusiaan terbesar di dunia.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tutorial Hadroh Untuk Pemula “Qasidah Addinu Lana”

Read Next

SPAB dan Pengukuhan LPBI NU Malang