ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Presiden Jokowi, Orang Pertama di Vaksinasi COVID-19

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/01/2021). Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang di vaksinasi COVID-19 pada Rabu (13/1/2021). Vaksinasi yang disuntikkan ke presiden dari perusahaan farmasi asal Tiongkok bernama Sinovac Biotech Ltd atau yang kerap dikenal dengan Sinovac.

Vaksinasi perdana yang dilakukan pertama kepada Presiden Joko Widodo mulai sekitar pukul 09.30 WIB bertempat di Istana Negara, Jakarta. Nampak presiden menggunakan masker berwarna putih, baju putih dan celana hitam ketika melakukan vaksinasi wabah COVID-19.

Sebelum vaksinasi, beliau melakukan pemeriksaan tekanan darah terlebih dahulu. Disaat yang sama beliau juga melakukan sesi wawancara untuk mengetahui riwayat kesehatan dari kepala negara. Setelah selesai diberikan kartu berwarna biru sebagai pertanda sudah melakukan vaksinasi yang pertama kali.

Tak sampai satu menit, proses vaksinasi kepada Kepala Negara selesai dilakukan oleh tenaga medis. Presiden beralih ke staf administrasi untuk mendaftarkan diri dalam sistem satu data vaksinasi yang terintegrasi dengan lintas instansi pemerintah.

Vaksinasi yang dilakukan pertama kali ini, Presiden Joko Widodo tetap menggunakan masker hitamnya. Kepala negara sangat konsisten mengikuti anjuran protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan pemerintah, baik sebelum maupun sesudah vaksinasi.

Penyelenggaraan vaksinasi yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo menandakan proses vaksinasi massal COVID-19 di mulai. Akan secara serentak diikuti oleh seluruh daerah lain di Indonesia pada rentang waktu satu pekan ke depan.

Penyuntikan vaksin ini akan dilakukan sebanyak dua kali pada Presiden Joko Widodo. Vaksinasi selanjutnya akan dilakukan dalam dua pekan ke depan, terhitung sejak dilakukannya vaksinasi yang pertama kali.

Dosis vaksinasi yang diterima setiap individu memang harus dilakukan dua kali dalam rentang waktu dua pekan. Tujuannya, mendapatkan khasiat optimal dalam mencegah terinfeksi wabah global COVID-19 yang berbahaya.

Vaksin COVID-19 dari Sinovac ini telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) pada Senin (11/1/2021).

Izin dikeluarkan dengan mempertimbangkan hasil uji klinis tahap ketiga di Indonesia, Turki, dan Brasil. Vaksin Sinovac telah sesuai standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksin Sinovac memiliki tingkat efikasi di atas ambang batas WHO sebesar 50 persen. Berdasar data uji klinis tahap ketiga di Bandung, efikasi vaksin Sinovac sebesar 65,3 persen. Sedangkan di Turki 91,25 persen, dan di Brazil 78 persen.

Dalam vaksinasi COVID-19 perdana kali ini, terdapat beberapa tokoh dari berbagai lintas organisasi dan instansi negara yang mengikutinya antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan, Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Ishomuddin, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

IHSG Menguat, Catat Saham ini Berpotensi Pilihan Investor

Read Next

Detik-detik Presiden Jokowi Divaksin Corona