ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Mengapa Bayi Cegukan, Bagaimana Cara Mengatasinya

bayi cegukan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/01/2021). Bayi cegukan akan sering terjadi dan sebagai ibu, Anda tak perlu khawatir karena ada cara mengatasi bayi cegukan.

Cegukan menurut bahasa kedokteran yakni singultus yang merupakan keadaan refleks yang melibatkan sistem saraf batang otak, saraf vagus, dan frenikus.

Reflek tersebut memicu kontraksi otot diafragma, interkostalis dan penutupan vocal cord (glotis) secara mendadak, sehingga timbul suara khas.

Cegukan bisa terjadi karena stimulasi sistem saraf yang menyebabkan distensi lambung (faktor mekanis), seperti proses metabolik, infeksi, psikologis, dan neurologis.

Cegukan bisa dialami semua orang baik dewasa, anak-anak maupun bayi. Durasi cegukan juga sangat bermacam-macam, bisa dalam hitungan menit tetapi bisa juga sampai berhari-hari.

Penyebab Bayi Cegukan

1. Perubahan Suhu di Perut

Penyebab cegukan pada bayi berikutnya adalah ketika terjadi perubahan suhu yang ekstrem di perut. Hal ini menyebabkan otot perut bayi berkontraksi. Kondisi ini paling sering terjadi saat bayi diberi susu hangat dan selanjutnya diberi MPASI yang masih dingin. Perubahan suhu yang cepat dapat menyebabkan kontraksi diafragma, membuat bayi cegukan.

2. Menelan Udara Saat Minum Susu

Penyebab cegukan pada bayi yang pertama adalah ketika ia menelan udara saat minum susu. Udara yang terperangkap di dalam perut bisa menjadi salah satu penyebab bayi sering cegukan. Udara yang tertelan bisa menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan pada bayi. Terlalu banyak menelan udara bisa terjadi akibat posisi pemberian ASI yang salah, minum melalui botol, dan minum yang terlalu cepat.

3. Terlalu Banyak Minum atau Makan

Selain itu, terlalu banyak minum atu makan juga dapat menjadi penyebab bayi cegukan. Sebab saat terlalu banyak makan dan minum bisa membuat perut bayi membesar atau kembung. Ini dapat melebarkan diafragma dan membuat kejang diafragma.

Cara mengatasi bayi cegukan

Sebagai orang tua, Anda juga perlu tahu bagaimana cara mengatasi cegukan yang aman dan nyaman untuk bayi. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Buat Bayi Bersendawa

Bersendawa dapat menyingkirkan kelebihan gas yang mungkin menyebabkan cegukan. Bayi disarankan untuk bersendawa saat diberi susu botol tiap 60 ml sampai 90 ml. Jika bayi disusui, disarankan untuk bersendawa saat berganti payudara.

2. Menepuk Halus Punggung Bayi

Cara mengatasi cegukan pada bayi yang pertama adalah dengan menepuk halus punggung bayi. Menggosok punggung dan menggoyangkan bayi ke depan dan ke belakang dapat membantu mereka untuk jauh lebih rileks.

Ini dapat menghentikan kejang yang menyebabkan cegukan. Gendong bayi dengan posisi seperti berdiri, letakkan kepalanya di pundak kamu, lalu tepuk-tepuk punggung bayi secara lembut hingga bayi bersendawa.

3. Beri Makanan

Jika bayi sudah cukup besar dan dapat mengonsumsi makanan pendamping ASI, memberi makanan secara bertahap bisa mengatasi cegukan. Makanan yang masuk ke bayi akan mendorong udara yang menyebabkan cegukan.

4. Menghangatkan Bayi

Cara mengatasi cegukan pada bayi berikutnya adalah dengan menghangatkan bayi. Sebab, cegukan juga ternyata bisa disebabkan oleh temperatur yang dingin. Menghangatkan bayi dapat mengatasi masalah ini.

Tempatkan bayi pada ruangan yang hangat dan lembap. Memberikan baju yang hangat juga akan membantu mengatasi cegukan. Selain itu, menggendong dan memeluk bayi juga mampu menghangatkan bayi. Memeluk bayi mampu memberi ketenangan saat tubuh bayi mengalami cegukan yang sedikit mengganggu.

5. Beri Sesuatu untuk Diisap

Ketika bayi mulai cegukan dengan sendirinya, cara menghilangkan cegukan pada bayi adalah coba biarkan mereka mengisap dot atau empeng, karena ini akan membantu merilekskan diafragma dan dapat membantu menghentikan serangan cegukan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Iran Menyampaikan Belasungkawa Kepada Pemerintah dan Rakyat Indonesia Terkait Kecelakan Pesawat Sriwijaya

Read Next

IHSG Menguat, Catat Saham ini Berpotensi Pilihan Investor