ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
17 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pelemparan Bom Terjadi di Masjid Cengkareng, Pelaku Sempat Digebuki Massa

Pelemparan Bom Terjadi di Masjid Cengkareng, Pelaku Sempat Digebuki Massa

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/12/2020). Pelemparan benda mirip bom terjadi di Masjid Al-Istiqomah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (26/12/2020) malam.

Pelakunya diketahui seorang pria paruh baya berinisial D (56). Kini lelaki itu sudah ditangkap polisi.

Aksi pria asal Jatimulya, Kosambi, Kabupaten Tangerang tersebut cepat diketahui warga dan jemaah masjid, kemudian mengelak saat diinterogasi ramai-ramai.

“Saat ini pelaku sudah diamankan oleh personel Polsek Cengkareng dan akan ditangani Polres Jakbar,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut rekaman kamera pengintai CCTV yang beredar di media sosial Instagram @jakarta.terkini, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.39 WIB.

Pada saat jemaah berdatangan untuk menunaikan shalat Isya, tiba-tiba bom dilemparkan melewati bagian pagar masjid, lalu masuk ke halaman masjid.

Bom sempat meledak dan terekam kamera CCTV. Seorang jemaah masjid hampir menjadi korban sasaran bom molotov yang melesat dari luar masjid itu.

Jemaah kemudian melihat terduga tersangka dan menginterogasi, namun pria tersebut tampak mengelak. Hal itu membuat keributan dan kerumunan terjadi sebelum datang anggota Polsek Cengkareng mengamankan pria tersebut.

Hingga kini, belum diketahui motif tersangka dalam pelemparan bom molotov tersebut.
“Kita masih dalam pendalaman,” kata Arsya.

Sementara Kanit Reskrim Cengkareng AKP Arnold Simanjuntak menjelaskan peristiwa pelemparan bom tersebut.

“Betul ada yang diamankan, seorang pria yang diduga melempar botol berisi bensin ke masjid. Saat ini yang bersangkutan sudah ditangani Polres Metro Jakarta Barat,” katanya.

Menurut keterangan warga, Murjani (45), pelempar bom ini sempat digebuki massa sebelum diamankan pihak kepolisian.

“Pelaku ditangkap tak lama setelah dia melempar molotov, kemudian langsung digebukin sama massa,” kata Murjani, Minggu (27/12/2020).

Beruntung, terdapat beberapa warga yang memisahkan. “Kalau enggak dipisah, bisa mati itu,” kata Murjani.

Murjani mengatakan, sebagian warga juga ada yang memilih untuk memadamkan api.

“Api gede kemarin, kalau enggak disiram ya habis masjid,” tutur dia. Setelah itu, pihak kepolisian datang dan mengamankan pelempar bom molotov.

Kabar terbaru, pelempar bom molotov berinisial D (56), warga Jatimulya, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

“Saat massa udah banyak, polisi baru datang,” kata Murjani.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Embung Manajar: Destinasi Wisata Baru di Lereng Gunung Merbabu Boyolali

Read Next

Pilkada 2020; MK Terima Ratusan Sengketa Pilkada