ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dua Kapal China Memasuki Perairan Teritorial Jepang

Dua Kapal China Memasuki Perairan Peritorial Jepang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/12/2020). Dua kapal China memasuki perairan teritorial Jepang di lepas pantai Kepulauan Senkaku pada Sabtu malam , NHK melaporkan mengutip keamanan maritim.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Ini adalah kasus kedua minggu ini dan yang ke-24 sejak awal tahun. Pasukan keamanan maritim Jepang mendesak mereka untuk meninggalkan perairan teritorial.

Sebelumnya, kapal Tiongkok memasuki wilayah perairan Jepang di kawasan ini pada 23 Desember lalu. Pemerintah Jepang memprotes.

Kapal-kapal Tiongkok secara nyata meningkatkan kehadiran mereka di wilayah Kepulauan Senkaku pada musim gugur ini. Jadi, pada pertengahan Oktober, kapal-kapal Tiongkok memasuki perairan teritorial Jepang dan berada di dalamnya selama lebih dari 50 jam. Ini menjadi rekor lama tinggal di daerah tersebut. Peristiwa serupa sebelumnya terjadi pada Juli tahun ini, saat kapal-kapal China berada di perairan teritorial selama 39 jam.

Kepulauan Senkaku (nama Cina untuk Kepulauan Diaoyu) adalah subyek sengketa teritorial antara Cinadan Jepang. Jepang mengklaim telah menduduki mereka sejak tahun 1895, di Beijing mereka mengingatkan bahwa pada peta Jepang tahun 1783 dan 1785 Diaoyu (Senkaku) ditetapkan sebagai wilayah Cina.

Setelah Perang Dunia II, pulau-pulau tersebut berada di bawah kendali AS dan diserahkan ke Jepang pada tahun 1972. Taiwan dan China daratan percaya bahwa Jepang menahan mereka secara ilegal. Tokyo percaya bahwa China dan Taiwan mulai mengklaim pulau-pulau itu sejak tahun 1970-an, ketika ternyata perairan mereka dipenuhi dengan mineral. Sengketa wilayah semakin meningkat setelah pemerintah Jepang membeli tiga dari lima pulau di kepulauan Senkaku (Diaoyu) dari pemilik pribadi Jepang pada tahun 2012, sehingga menegaskan status negara mereka.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pesan Natal Raja Spanyol Tuai Kritik

Read Next

Ahli Ungkap Plastik Pengaruhi Kesehatan Manusia