ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Desa Klokah Blora

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Desa Klokah Blora

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/12/2020). Musibah bencana angin puting beliung sapu rumah warga di Desa Klokah Kecamatan Kunduran, Blora.

Menanggapi hal itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah melakukan pendataan setelah menerima laporan terjadi bencana angin puting beliung di Desa Klokah Kecamatan Kunduran, Kamis (24/12/2020) petang.

“Begitu mendapatkan laporan dari Kepala Desa Klokah, Tim TRC BPBD Blora melaksanakan assessment awal, yaitu pendataan terdampak bencana puting beliung,” kata Agung, salah satu petugas TRC BPBD Blora, dalam keterangannya.

Selanjutnya berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk upaya pendataan dan rencana penanganan tindak lanjut. Dari hasil pantauan di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa. 

Agung menuturkan berdasarkan informasi dari Kepala Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, bahwa di wilayahnya telah terjadi bencana angin puting beliung,  pada Kamis (24/12/2020), sekitar pukul  18.30 WIB.

Setelah didata, ada  beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan, yaitu rusak sedang milik Jamin (68), mengalami dinding rumah samping bagian belakang miring, atap rumah rusak, genteng rusak 500 buah.

Kemudian rumah milik Suparno (55), mengalami kerusakan rumah bagian belakang, dapur dan kandang sapi rusak tertimpa pohon jati yang roboh, atap rumah rusak, yaitu genteng 1000 buah. Keduanya adalah warga RT 1 RW 4 Desa Klokah, Kecamatan Kunduran.

Sementara itu, kerusakan rumah juga dialami  Saji (60), warga RT 6 RW 4 Desa yang sama, rumah utama tertimpa pohon trembesi, yang mengakibatkan atap rusak, usuk sebagian patah, genteng rusak lebih kurang 1000 buah, penghuni sementara tinggal di rumah belakang.

Sedangkan beberapa warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, yaitu Suparti (60), rumah rusak, genteng sebagian rusak sekitar 500 buah, kemudian Wardi (50), juga alami kerusakan yang sama, keduanya adalah warga RT 1 RW 4,.

Kemudian dua warga RT 6 RW 4, yaitu dua rumah milik Sumirah/Bani (70), dan Jari, mengalami kerusakan di atap rumah dan genteng yang hancur sekitar 1.500 buah.

Di samping kerusakan dialami oleh warga, fasilitas umum, seperti musala desa di lingkungan setempat tertimpa pohon, selanjutnya Sekolah Taman Kanak-Kanak sebagian atap dan gentengnya rusak, serta satu tiang listrik milik PLN patah dan mengakibatkan putusnya jaringan listrik. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kades Pengkoljagong, Festival Bambang Cakil Ajang Pertukaran Budaya

Read Next

Kecelakaan Maut di Pasar Minggu, Polisi Kumpulkan Bukti