ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Waduh! Ketegangan Meningkat di Perbatasan Inggris-Prancis

Waduh! Ketegangan Meningkat di Perbatasan Inggris-Prancis

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/12/2020). Ribuan pengemudi truk yang terdampar selama tiga hari terakhir akibat penutupan perbatasan Inggris-Prancis di luar kota perbatasan Daewoo, bentrok dengan polisi, Rabu (23/12/2020).

Waduh! Ketegangan Meningkat di Perbatasan Inggris-Prancis

DIberitakan, para pengunjuk rasa, yang umumnya warga negara non-Inggris dan ingin menghabiskan Natal bersama keluarga mereka, ingin segera melintasi perbatasan Prancis.

Lebih dari 2.800 truk telah berbaris di luar kota Dover sejak Minggu lalu di jalan raya M20 di belakang perbatasan Prancis. Prancis telah menutup perbatasannya untuk para traveler setelah ditemukannya jenis baru virus corona baru di Inggris.

Namun, sebelumnya pejabat dari kedua negara mencapai kesepakatan awal tentang pembukaan kembali perbatasan.

“Kami membuat kemajuan yang baik dan menyetujui perbatasan dengan pemerintah Prancis,” Sekretaris Transportasi Inggris Grant Shapes tweeted. Namun, Menteri Perhubungan Prancis telah menegaskan bahwa semua penumpang yang memiliki alasan sah untuk masuk ke negara tersebut dari Inggris harus melakukan tes Corona 72 jam sebelum perjalanan.

Artinya, semua pengemudi harus mengikuti tes covid-19 dalam beberapa hari mendatang untuk mendapatkan izin keluar Inggris. Belum jelas bagaimana operasi ini akan dilakukan dan berapa lama tepatnya.

Sky News melaporkan hari ini bahwa Angkatan Darat dan Layanan Kesehatan Nasional akan menggunakan alat tes Corona, yang hasilnya akan segera diumumkan. Namun, Menteri Perhubungan Inggris memprediksikan bahwa operasi tersebut akan memakan waktu tiga hingga empat hari.

Menurut perjanjian tersebut, perbatasan Prancis akan dibuka untuk pelancong dari Inggris mulai hari ini, yang tes Corona-nya negatif. Perjanjian ini akan berlaku hingga 6 Januari 2021, setelah itu akan diperpanjang atau diakhiri.

Negara-negara Eropa lainnya telah menutup perbatasan mereka ke Inggris setelah mengidentifikasi jenis baru dan mutasi dari virus korona, yang dikatakan menyebar 70 persen lebih cepat dari sebelumnya.

Ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang perdagangan antara kedua belah pihak, dan Komisi Eropa telah meminta negara-negara anggota UE untuk mencabut pembatasan perjalanan dengan Inggris.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gegara Ini, Tahun Depan Penumpang Pesawat Masih Bebas Pajak Bandara

Read Next

Mensos Baru, Risma Didesak Mundur