ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Gegara Ini, Tahun Depan Penumpang Pesawat Masih Bebas Pajak Bandara

PSBB di bandara

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/12/2020). Penumpang angkutan udara hingga tahun 2021 mendatang, dikabarkan bebas biaya pajak Bandara.

Sebagaimana Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, yang memastikan pemberian subsidi biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC).

Hal tersebut putuskan menyusul tingginya antusias masyarakat untuk menggunakan moda udara.

“Program subsidi Passenger Service Charge (PSC) ini yang dikatakan pak Menhub akan kami lanjutkan (tahun 2021),” ujar dia dalam Jumpa Pers Capaian Kinerja Kementerian Perhubungan Tahun 2020 dan Outlook Tahun 2021,” kata Novie, dalam keterangannya, Rabu (23/12/2020).

Meski begitu, Novie tidak merinci besaran anggaran yang akan digelontorkan untuk melanjutkan program subsidi tersebut.

Menurut keterangan Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, ia meminta penerapan protokol kesehatan tetap diutamakan kendati biaya penerbangan menjadi lebih murah. Sebab, dia menyadari saat ini ancaman risiko penularan Covid-19 masih tinggi.

“Tapi kami juga tetap mengharuskan protokol kesehatan diutamakan walau PSC dilanjutkan. Ini bertujuan menghindari penularan virus Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, lebih lanjut, Novie mengatakan program subsidi PSC ini juga dinilai telah mendapatkan respon baik. Sehingga bisa mendorong masyarakat untuk menggunakan moda udara.

“Dan respon publik juga bagus. Ini merangsang masyarakat untuk menggunakan transportasi udara,” kata Novie.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan stimulus untuk meningkatkan kinerja industri penerbangan Tanah Air di tengah pandemi. Salah satunya dengan menghapuskan biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) kepada penumpang angkutan udara.

“Setiap penumpang tidak dibebani PSC, akan dikeluarkan dari komponen biaya tiket,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/10/2020).

Sebagai informasi, hanya penumpang yang berangkat dari 13 bandara saja yang mendapatkan keringanan ini. Bandara tersebut ialah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Hang Nadim Batam (BTH), Kuala Namu Deliserdang (KNO), I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS), Yogyakarta Internasional, Kulon Progo (YIA), Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), Internasional Lombok Praya (LOP), Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG), Sam Ratulangi Manado (MDC), Komodo Labuan Bajo (LBJ), Silangit (DTB), Blimbingsari Banyuwangi (BWX), Adi Sucipto Yogyakarta (JOG).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Stasiun Senen, Tiga Calo Rapid Test Covid-19 Di Amankan Polisi

Read Next

Waduh! Ketegangan Meningkat di Perbatasan Inggris-Prancis