ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Wajib Tes Swab, 133.000 Paket Perjalanan ke Bali Refund

bali

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/12/2020). Kebijakan Pemprov Bali yang mewajibkan wisatawan melakukan tes swab PCR berdampak sejumlah calon wisatawan mengurungkan niat untuk mengunjungi Pulau Dewata itu.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, terhitung sampai Selasa malam (15/12/2020) ada permintaan refund dari 133.000 paket perjalanan. Diperkirakan memiliki nilai transaksi mencapai Rp 317 miliar.

”Kami disibukkan oleh komplain karena ada permintaan PCR untuk datang ke Bali. Dari laporan anggota, data permintaan refund cukup mengkhawatirkan,” ujar Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani kemarin (16/12/2020).

Hariyadi mengingatkan bahwa faktor ekonomi juga harus diperhatikan, kondisi ini sangat meprihatinkan untuk masyarakat Bali, yang pertumbuhan ekonominya telah mencapai minus double digit.

”Bali itu di kuartal ketiga pertumbuhannya minus 12,28. Ini tentunya bagi masyarakat Bali sangat memprihatinkan. Karena mereka expecting satu tahun itu festive-nya sebetulnya dua kali. Liburan pertengahan tahun dan liburan akhir tahun,” ungkapnya.

PHRI berharap pemerintah lebih memperhatikan unsur sosialisasi saat mengeluarkan sebuah aturan. Hariyadi menilai aturan yang mendadak membuat ketidakpastian pengusaha makin besar di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.

”Kalau ada sosialisasi, kami bisa menyiapkan. Tapi, karena ini sudah berjalan, mood para wisatawan sudah hilang. Kami sangat berharap pelaku usaha diajak bicara. Tentu kami akan memberikan pendapat yang objektif berdasar fakta dan data,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Wishnutama Kusubandio meminta pelaku pariwisata sama-sama mencari jalan untuk menyiasati pandemi. Kemenparekraf sendiri sedang fokus meningkatkan sertifikasi clean, health, safety and environment (CHSE) pada pelaku parekraf. Itu untuk memastikan aspek yang mendukung kebersihan dan kesehatan bisa terpenuhi.

”Pariwisata tidak akan bangkit kalau kita tidak melakukan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” tutur dia kemarin

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Wanita 49 Tahun Ditangkap Polisi Gegara Hina Jokowi

Read Next

Balita 3 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Antara Kereta dan Mobil di Tebing Tinggi