ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
25 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Nanang Pamit dari KPK: Saya Finish!

kpk gedung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/12/2020). Belum lama KPK kehilangan Febri Diansyah, mantan Juru Bicara KPK. Kini pegawai lainnya turut menyusul langkah yang sama. Setelah mengabdi selama 15 tahun, Nanang Farid Syam selaku Penasihat Wadah Pegawai KPK memutuskan undur diri dari KPK.

Nanang mengundurkan diri tepat di tanggal seperti saat dirinya pertama kali dilantik menjadi pegawai KPK pada 16 Desember 2005.

“Jadi tadi saya masuk ke kantor hari terakhir, udah dapat SK diterima pengunduran dirinya. Jadi per besok saya udah tidak jadi pegawai KPK lagi, sudah resmi per besok,” kata Nanang, dalam keterangannya kepada media, Rabu (16/12/2020).

Nanang mengungkapkan, mundurnya ini salah satunya karena Undang-Undang KPK direvisi, kemudian situasi dan kondisi di KPK telah banyak berubah.

“Dari sisi subjektivitas saya, saya memang merasa akhir-akhir ini sudah tidak begitu bermanfaat rasanya. Jadi saya merasa ‘ya udah finis aja deh’ karena dari pada mudaratnya lebih banyak, jadi saya memilih keluar saja,” kata Nanang.

Nanang mengaku jika keputusan pengunduran dirinya tidak ada persiapan jauh-jauh hari. Nanang menuturkan pengajuan pengunduran diri di saat hari ulang tahunnya, yakni 12 November lalu.

“Saya mengajukan itu pas hari ulang tahun saya 12 November. Memang saya minta tanggal 16 karena tanggal 16 Desember 2005 saya dilantik. Jadi pas hari ini ulang tahun ke-15,” kata Nanang.

Selain itu, Nanang merasa selama bekerja 15 tahun, akhir-akhir ini kinerja KPK mengalami kemunduran. Lalu, ia menuturkan tentang harapan masyarakat begitu besar terhadap pemberantasan korupsi hingga akhirnya dilemahkan secara sistematis melalui revisi UU KPK.

“Sehingga saya merasa selama 15 tahun itu kerja-kerja KPK mengalami kemunduran ketika oligarki melalui tangan tangan ya di legislatif, di pemerintahan mulai menggerogoti UU KPK dan saya merasa negara tidak serius memberantas korupsi,” kata Nanang.

Sebelum Nanang, Febri lebih dulu mengajukan pengunduran diri secara resmi tertanggal 18 September 2020 dari KPK. Dan Febri secara resmi menanggalkan jabatan di KPK pada 18 Oktober 2020.

Kala itu Febri memutuskan mundur karena menilai kondisi politik dan hukum bagi KPK telah berubah. Febri pun memutuskan meninggalkan KPK tetapi tidak untuk semangat pemberantasan korupsi.

“Kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Setelah menjalani situasi baru tersebut selama sekitar sebelas bulan, saya memutuskan jalan ini, memilih untuk mengajukan pengunduran diri dari institusi yang sangat saya cintai, KPK,” tulis dalam surat pengunduran diri Febri Diansyah.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jepang Penghasil Tenaga Angin Lepas Pantai Terbesar Ketiga

Read Next

Dubes Iran: Pengepungan yang Dipimpin AS di Yaman adalah Kejahatan Perang