ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

SBMPTN 2021, Jadwal dan Materi Serta Syarat

SBMPTN 2021, Jadwal dan Materi Serta Syarat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/12/2020). Pelaksanaan Tes Masuk Perguruan Tinggi telah diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Salah satunya adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2021.

SBMPTN merupakan seleksi masuk PTN yang dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta kriteria lain yang disepakati PTN. Selain penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN dan SBMPTN, PTN dapat melakukan seleksi mandiri di mana dapat menggunakan nilai hasil UTBK.

Selain SBMPTN 2021, calon mahasiswa bisa mencoba jalur SNMPTN 2021 dan seleksi mandiri. Dikutip dari laman LTMPT, kuota SBMPTN adalah 40 atau 50 persen untuk PTN badan hukum.

“Kuota SBMPTN 2021 minimum 40 persen,” tulis LTMPT di situsnya, Selasa (15/12/2020).

Jadwal SBMPTN 2021:

1. Registrasi Akun LTMPT: 7 Februari-12 Maret 2021

2. Pendaftaran UTBK-SBMPTN : 15 Maret-1 April 2021

3. Pelaksanaan UTBK 2021

  • Gelombang 1: 12- 18 April 2021
  • Gelombang 2: 26 April-2 Mei 2021

4. Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SBMPTN 2021: 14 Juni 2021 pukul 15.00 WIB.

Persyaratan peserta SBMPTN 2021

  1. Siswa SMA/ MA/ SMK/ sederajat lulusan tahun 2019, 2020 harus sudah memiliki ijazah.
  2. Bagi lulusan SMA sederajat luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan. Mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2021.
  3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  4. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

Persyaratan peserta UTBK 2021

  1. Memiliki Akun LTMPT.

2. Siswa SMA/ MA/ SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahu (per 1 Juli 2021).

3. Lulusan SMA/ MA/ SMK/ sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan umur maksimal 25 tahun.

4. Persyaratan peserta ujian: Peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka mengikuti TPS dan TKA Saintek. Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum. Peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.

5. Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2021.

6. Membayar biaya UTBK 2021. Untuk kelompok Ujian Saintek atau Ujian Soshum membayar Rp 200.000 dan kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) sebesar Rp 300.000.

SBMPTN 2021 bulan apa?

UTBK SBMPTN 2021 dilaksanakan dalam dua gelombang, dengan tiap gelombang dilaksanakan selama tujuh hari. Ujian dilaksanakan dalam sesi pagi dan siang.

Gelombang pertama UTBK SBMPTN 2021 dilaksanakan 12-18 April 2020. Untuk gelombang kedua diadakan pada 26 April-2 Mei 2020. Jumlah hari dan sesi ujian memperhitungkan jumlah pendaftar.

Di beberapa wilayah, pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 untuk kelompok campuran akan menyesuaikan dengan waktu sholat. Aturan ini merupakan info resmi LTMPT.

Apakah SBMPTN 2021 ada UTBK atau hanya TPS?

LTMPT menjelaskan metode tes SBMPTN 2021 adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Materinya adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Penilaian hasil SBMPTN 201 bisa menggunakan UTBK saja, atau hasil seleksi dan kriteria lain. Aturan ini bergantung pada ketetapan tiap universitas.

Sesuai namanya, UTBK SBMPTN 2021 menggunakan komputer yang disediakan panitia. Biaya ujian ditanggung peserta dan dengan subsidi pemerintah.

Jadwal dan kapan pendaftaran akun LTMPT 2021?

Jadwal pelaksanaan SBMPTN 2021 diawali dengan pendaftaran atau registrasi akun LTMPT. Seluruh siswa wajib memiliki akun LTMPT untuk mengikuti seleksi masuk PTN.

Pendaftaran akun LTMPT 2021 untuk SBMPTN dilakukan pada 7 Februari-12 Maret 2021. Setelah itu dilanjutkan pendaftaran UTBK SBMPTN 2021 15 Maret-1 April 2021.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jadwal dan Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini, 16 Desember 2020

Read Next

BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami, Gempa Guncang Tahuna Sulut