ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
18 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Komnas HAM Minta Keterangan Kapolda Metro Hari Ini

Komnas HAM Minta Keterangan Kapolda Metro Hari Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/12/2020). Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan meminta keterangan Kapolda Metro Jaya Irjenl Fadil Imran dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) terkait kasus tembak mati enam anggota Front Pembela Islam (FPI), Senin (14/12/2020) siang.

“Rencananya siang nanti,” kata Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM, Beka Ulung Hapsara, kepada media, Senin (14/12/2020).

Beka menjelaskan Komnas HAM masih terus mencari dan menguatkan bukti terkait peristiwa yang terjadi di Tol Cikampek KM50, Senin (07/12/2020) dini hari. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) beberapa waktu lalu.

Tim, kata Beka, mendapat bukti tambahan dari olah TKP tersebut. Beka tidak menyampaikan bukti yang dimaksud.

“Kronologinya semakin detail dan menemukan bukti tambahan,” terangnya.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM, Khoirul Anam, mengatakan pihaknya telah melakukan pendalaman di lokasi kejadian selama dua hari. Hasilnya, kata dia, Komnas HAM semakin mendapatkan titik terang.

Komnas HAM juga sudah mendengarkan kesaksian dan beberapa keterangan dari sejumlah pihak terkait kasus penembakan tersebut.

“Saat ini tim lagi melakukan pendalaman hasil dari olah TKP kemarin. Puzzle terangnya peristiwa tersebut semakin detail kami dapatkan,” kata Anam dalam keterangannya pada Minggu (13/12/2020).

Setelah mendapatkan sejumlah temuan di lapangan, Anam mengatakan, pihaknya berharap semakin banyak menemukan fakta yang diperoleh, sehingga kasus tersebut menjadi terang.

Anam juga mengatakan, Komnas HAM telah diundang oleh tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya untuk menghadiri rekonstruksi kasus penembakan enam anggota FPI.

Namun demikian, Komnas HAM tak bisa menghadiri rekonstruksi tersebut. Hal itu, kata Anam, karena pihaknya sedang konsolidasi temuan sementara penyelidikan untuk kasus yang sama.

“Saya dan tim sedang mengkonsolidasi temuan sementara penyelidikan dari berbagai sumber,” kata Anam.

“Termasuk hasil olah TKP pendalaman pertama yang kami lakukan selama dua hari kemarin.”

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Upaya Terakhir Partai Republik untuk Mengubah Hasil Pemilu AS 2020

Read Next

Polisi Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Meninggal