ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Presiden Brasil Tak Mau Di Vaksin, Penolakan Vaksin Sinovac oleh Warga Meningkat Tajam

Presiden Brasil Tak Mau Di Vaksin, Penolakan Vaksin Sinovac oleh Warga Meningkat Tajam

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/12/2020). Sebuah lembaga survei di Brazil, berdasarkan hasil jajak pendapat yang diterbitkan pada Sabtu (12/12/2020) menunjukkan bahwa jumlah warga yang menolak vaksin COVID-19 buatan China naik dari sembilan persen pada Agustus 2020 jadi 22 persen pada minggu ini.

Menurut survei yang diadakan Datafolha menunjukkan bahwa 73 persen responden berencana ikut vaksinasi dan lima persen lainnya belum membuat keputusan.

Sedangkan pada Agustus 2020, jumlah responden yang bersedia ikut vaksinasi mencapai 89 persen dan tiga persen sisanya masih ragu.

Menurut hasil survei Datafolha, hanya 47 persen responden yang bersedia divaksinasi dengan anti virus buatan China, sementara 50 persen lainnya menolak divaksinasi dan tiga persen sisanya belum membuat keputusan.

Hasil survei itu menunjukkan adanya keterkaitan antara penolakan vaksin dengan kepercayaan publik terhadap Presiden Bolsonaro.

Setidaknya, ada 33 persen responden menolak ikut vaksinasi karena mereka percaya Bolsonaro, sementara 16 persen responden menilai presiden bukan orang yang dapat dipercaya. 

Meningkatkan penolakan warga Brazil terhadap vaksin buatan China diduga karena dipengaruhi oleh sikap Presiden Brazil Jair Bolsonaro yang skeptis terhadap anti virus COVID-19.

Presiden Brazil pada akhir bulan lalu menyampaikan bahwa dia tidak akan ikut vaksinasi meskipun vaksin COVID-19 nantinya telah tersedia.

Presiden Brazil, salah satu tokoh yang meragukan vaksin, menyebut penolakan itu merupakan “hak”-nya.

Presiden Brazil secara spesifik menyampaikan keraguannya terhadap vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac, perusahaan farmasi asal China, bersama Butantan Institutue, lembaga riset di bawah naungan negara bagian Sao Paulo, Brazil.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Siapa Haikal Hassan yang Dilaporkan Polisi Gegara Sumpah Demi Allah Bertemu Nabi Muhammad

Read Next

Pos Polisi Diserang Molotov, Penyerang: Ini Hanya Perayaan Kecil untuk Setiap Kebrutalan yang Membekas di Ingatan