ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
18 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Rizieq Shihab Akan Penuhi Panggilan Polisi

Rizieq Shihab Akan Penuhi Panggilan Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/12/2020). Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, mengumumkan dirinya akan menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada pagi ini. Rizieq akan datang bersama tim pengacara.

“Pada malam ini saya umumkan untuk seluruh anak bangsa, insyaallah besok hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 di pada pagi hari, saya bersama para pengacara akan datang ke Polda Metro Jaya, insyaallah,” ujar Rizieq Shihab melalui kanal YouTube Front TV, Sabtu (12/12/2020).

Rizieq menyampaikan bahwa dia akan membuktikan bahwa dirinya patuh hukum, siap melaksanakan prosedur hukum, dan menyatakan kesiapannya hadir memenuhi panggilan polisi.

“Akhirnya saya menunjukkan bahwa kita punya komitmen untuk jadi warga negara yang baik, patuh hukum, ikut melaksanakan prosedur hukum yang ada,” kata Habib Rizieq.

Dalam video tersebut, Rizieq juga sempat menyinggung soal panggilan pemeriksaan terhadap dirinya. Habib Rizieq membantah mangkir dari panggilan polisi.

“Yang kedua, saya juga tidak pernah mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya,” ujar Imam besar FPI.

Rizieq menegaskan dirinya tidak pernah mangkir dari panggilan kepolisian. Sebab, dia selalu mengirimkan pengacara dan surat resmi ketika tidak bisa menghadiri panggilan polisi, dan pihaknya juga telah meminta penundaan.

“Saya juga tidak pernah mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya. Kenapa saya tidak pernah mangkir? Pada panggilan pertama, Selasa, 1 Desember 2020, ketika itu saya tidak bisa memenuhi panggilan, saya kirim pengacara. Pengacara datang ke sana menemui penyidik, menyampaikan surat secara resmi minta penundaan dan alhamdulillah penyidik bisa memahami dan menerima,” kata Rizieq.

Selanjutnya, Rizieq menjelaskan saat itu penyidik menerima pengunduran pemanggilan terhadap dirinya Senin, 7 Desember 2020. Dan dia juga menjelaskan saat itu juga tidak bisa menghadiri pemanggilan polisi lantaran kondisi kesehatannya yang belum pulih.

“Kemudian, pada panggilan kedua, Senin, 7 Desember 2020, ketika itu saya melihat posisi pemulihan kita masih perlu penambahan sedikit waktu dan lagi-lagi saya tidak mangkir, tapi saya kirim pengacara saya bertemu kembali para penyidik. Kita sampaikan surat, sampaikan permohonan dan alhamdulillah permohonan itu diterima baik oleh para penyidik,” ucapnya.

Rizieq juga menyampaikan, pada Senin, 7 Desember itu, pihaknya bersepakat dengan penyidik untuk menghadiri pemanggilan pada Senin, 14 Desember 2020. Dia meyakini pada pekan depan sudah dalam keadaan sehat.

“Ada kesepakatan antara pengacara dengan penyidik, juga dengan keridhoan saya, di mana kita sepakat bahwa saya akan datang ke Polda Metro Jaya pada Senin, 14 Desember 2020. Itu sudah merupakan satu komitmen. Artinya, komitmen kita akan datang insyaallah sehat walafiat tidak ada halangan lagi,” ungkap Rizieq.

Akan tetapi, belum sempat hadir sebagai saksi, pihak Rizieq terkejut, karena telah ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Desember 2020 terkait pelanggaran protokol kesehatan lantaran menciptakan kerumunan di Petamburan pada acara peringatan Maulid Nabi.

“Setelah itu, yang mengejutkan kami, pada hari Kamis tanggal 10 Desember 2020, secara tiba-tiba Polda Metro Jaya mengumumkan saya sebagai tersangka. Tentunya saya, para pengacara semua, terkejut karena dua panggilan sebelumnya saya masih berstatus sebagai saksi, dan itu belum sempat diperiksa,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ilmuwan Sebut Media Sosial Mempengaruhi Kebiasaan Buruk

Read Next

Presiden Jokowi Mendapat Lebih dari 34 Ribu Dislike Pada Pidato Hari HAM