ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
18 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ilmuwan: Perawatan Mulut Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Ilmuwan: Perawatan Mulut Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/12/2020). Sebuah studi baru oleh para ilmuwan dari Tokyo Medical and Dental University (Jepang) menunjukkan bahwa bakteri Porphyromonas gingivalis, yang menyebabkan penyakit periodontal, menyebabkan disfungsi otot rangka. 

Hal ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan sindrom metabolik: kompleks gangguan metabolisme di mana risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2 meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat gigi dan rongga mulut secara cermat guna mencegah munculnya penyakit periodontal.

Untuk mengetahui secara tepat bagaimana infeksi periodontal bakteri dapat menyebabkan perubahan metabolik pada otot rangka, dan kemudian berkembang menjadi sindrom metabolik, para peneliti mempelajari darah pasien (dengan sindrom metabolik).

Dalam darah subjek dengan sindrom metabolik, para ilmuwan menyelidiki titer antibodi terhadap Porphyromonas gingivalis. Korelasi positif ditemukan antara antibodi dan peningkatan resistensi insulin (salah satu tanda perkembangan diabetes tipe 2). Hasil ini menunjukkan bahwa pasien kemungkinan besar terinfeksi Porphyromonas gingivalis, setelah itu mereka mengembangkan respons imun yang memberikan antibodi terhadap mikroba.

Untuk pemahaman yang lebih jelas tentang mekanisme pengamatan klinis ini, para ahli melakukan percobaan pada mencit. Hewan-hewan tersebut menjalani diet tinggi lemak dan terinfeksi bakteri Porphyromonas gingivalis.

Di akhir percobaan, yang hasilnya dipublikasikan di Jurnal FASEB , sekelompok tikus yang terinfeksi mengalami peningkatan resistensi insulin dan penurunan pengambilan glukosa oleh otot rangka. Mereka juga memiliki mikrobioma usus yang berubah secara signifikan, yang menurut para ilmuwan, kemungkinan besar menjadi alasan penurunan sensitivitas insulin.

“Hasil yang mencolok ini menunjukkan mekanisme yang mendasari hubungan antara bakteri Porphyromonas gingivalis, perkembangan sindrom metabolik dan disfungsi metabolik pada otot rangka,” Kata Profesor Sayaka Katagiri, salah satu penulis studi tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sudah Cek Belum? Bantuan Subsidi Gaji 1,8 Juta Sudah Cair

Read Next

Komposisi Senat dan Perannya dalam Kebijakan Pemerintah Biden