ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Bagaimana Jika Penerima Bantuan Meninggal, Hangus atau Pindah Tangan?

Cek Bansos PKH Januari 2021 Disini, Gaji ke 13 Cair Hari Ini, Simak Faktanya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/12/2020). Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah melakukan Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap kedua untuk masa November-Desember.

Pada subsidi itu, terdapat pertanyaan bagaimana jika penerima bantuan telah meninggal dunia. Apakah bisa hangus bantuannya atau tetap terima bantuan.

“Selama rekeningnya masih aktif, setelah ditransfer nantinya bisa dilakukan pemindahbukuan ke ahli waris. Sudah sebanyak 90 persen pekerja penerima bantuan telah mendapatkan BSU tahap dua ini,” jelas Staf Khusus Kemnaker, Reza Hafiz, dalam Dialog Produktif dengan tema ‘Sudah Sampai Mana Implementasi BSU Tahap Dua?’ di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Reza menegaskan bahwa Kemnaker memastikan penyaluran BSU tahap pertama dan kedua telah berdasarkan akuntabilitas yang tinggi. Masyarakat bisa mengakses seluruh program ini langsung pada situs dan media sosial Kementerian Ketenagakerjaan.

“Secara transparansi, sudah kami lakukan upaya-upaya tersebut. Termasuk juga datanya, tidak ada yang diotak-atik,” kata Reza.

Reza menuturkan penerima mencapai 12.403.896 orang. Adapun syarat dan jumlah penerima tetap sama dengan BSU pertama, WNI, pekerja aktif jaminan sosial, pekerja atau buruh penerima gaji, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai bulan Juni 2020, dan memiliki akun aktif pada Jamsos Ketenagakerjaan dengan upah atau gaji di bawah 5 juta Rupiah.

“Pekerja penerima upah adalah mereka yang didaftarkan oleh perusahaan ke dalam BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Penyaluran tahap pertama yang didukung oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) serta Kementerian Keuangan pada periode September-Oktober 2020, telah selesai dilakukan. Meski terdapat penambahan jumlah pekerja yang terdampak COVID-19, namun Kemnaker tidak dapat menambah jumlah penerima BSU pada tahap kedua ini.

“Tapi di luar itu masih banyak, masih ada beberapa bantuan yang lain. Contoh, ada padat karya di masing-masing kementerian, dan ada kartu pra kerja yang menjadi bantuan bagi para pekerja untuk COVID-19, baik yang PHK maupun dirumahkan,” ungkap Reza.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Duh! Potensi Letusan Gunung Merapi Bisa Lebih Besar dari Tahun 2006

Read Next

Warga Sukabumi Tewas di Sebuah Kebun, Polisi Sebut Penyebabnya Begini