ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Masyarakat Maroko Menentang Normalisasi Hubungan dengan Israel

Masyarakat Maroko Menentang Normalisasi Hubungan dengan Israel

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/12/2020). Ahmad Vihman, kepala pengawas Maroko menyerukan menentang normalisasi hubungan dengan Israel, mengatakan pada Kamis (10/12/2020) malam: “Bangsa Maroko menentang normalisasi ini dengan sekuat tenaga.”

Menurut keterangan Vihman kepada Al-Mayadin TV bahwa bangsa Maghreb menganggap aspirasi rakyat Palestina sebagai masalah nasionalnya dan menganggap normalisasi hubungan dengan Israel sebagai pengkhianatan.

Diberitakan juga Maroko telah mengumumkan akan melanjutkan hubungan diplomatik dengan Israel dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Pengadilan Kerajaan Maroko mengonfirmasi pengakuan kedaulatannya atas Sahara Barat oleh Presiden AS Donald Trump dan mengumumkan dalam pernyataannya bahwa Amerika Serikat akan membuka kembali konsulat di Sahara Barat dalam kerangka kesepakatan dengan Israel.

Beberapa jam yang lalu, Trump mengumumkan dalam sebuah tweet bahwa Maroko telah setuju untuk menjadi negara Arab keenam yang menormalisasi hubungan dengan Israel.

“Pembukaan bersejarah lainnya terjadi hari ini,” tulisnya. Dua sahabat kita, Israel dan Kerajaan Maroko, telah sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik penuh. Ini adalah langkah maju yang besar untuk perdamaian di Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat menambahkan: Maghreb mengakui Amerika Serikat pada tahun 1777. Dengan cara ini, sudah sepantasnya kita mengakui kedaulatan mereka atas Sahara Barat.

Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara Sudan, Bahrain, dan UEA dengan Israel masing-masing pada 2 November, 12 September, dan 23 Agustus.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presenter TV Dibunuh di Afghanistan

Read Next

Moskow Bereaksi Terhadap Pengusiran Diplomat Rusia dari Belanda