ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
18 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Suriah: Tindakan Israel Adalah Kejahatan Perang

Suriah: Tindakan Israel Adalah Kejahatan Perang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/12/2020). Kementerian Luar Negeri Suriah pada Rabu (09/12/2020) menyebut tindakan Israel baru-baru ini terhadap tanah dan properti orang-orang di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Suriah sebagai kejahatan perang dan meminta PBB untuk menghadapi tindakan tersebut.

Menurut Kantor Berita Suriah (SANA), Kementerian Luar Negeri Suriah mengutuk keras tindakan Israel baru-baru ini di Golan yang diduduki dan mengumumkan bahwa Damaskus sekali lagi mendukung protes dan pemogokan rakyat Golan yang diduduki terhadap tindakan Israel baru-baru ini di wilayah tersebut. Mengumumkan kebijakan pendudukan tanah dan properti rakyatnya.

Damaskus menyatakan bahwa mencegah penjajah Dataran Tinggi Golan yang diduduki memasuki tanah pertanian mereka jelas merupakan pelanggaran hukum internasional.

Kementerian memperingatkan konsekuensi dari tindakan tersebut oleh Israel dan meminta PBB dan organisasi hak asasi manusia untuk menghadapi pelanggaran Israel terhadap hak-hak rakyat Dataran Tinggi Golan yang diduduki dan kedaulatan Suriah.

Israel baru-baru ini meluncurkan proyek baru untuk memasang turbin listrik di Golan yang diduduki. Tindakan Zionis ini telah menyebabkan pemogokan nasional di Dataran Tinggi Golan di Suriah.

Pasukan Israel yang menduduki menutup pintu masuk utama ke desa-desa di Dataran Tinggi Golan yang diduduki di Suriah pada hari Selasa dan mencegah penduduk mencapai tanah pertanian mereka di daerah tempat turbin angin raksasa akan dipasang. 

Golan Suriah juga memprotes sebagai tanggapan atas langkah Israel. Militan Zionis menembakkan peluru plastik dan bom asap, melukai puluhan warga Suriah dan menahan sejumlah lainnya.

Penduduk Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki Rencana untuk memasang 52 turbin di Dataran Tinggi Golan adalah alasan bagi rezim Zionis untuk menyita 600 “dunam” dari tanah mereka.

Pada bulan April tahun 2020, Presiden AS Donald Trump menandatangani deklarasi yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Tetapi para ahli mengatakan Dataran Tinggi Golan selalu menjadi bagian dari wilayah Suriah sejak kemerdekaan, dan tindakan AS dan Israel baru-baru ini tidak mengubah status historis atau hukum Dataran Tinggi Golan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ilmuwan Rusia Peringatkan: Badai Matahari Melanda Berbagai Bagian Bumi

Read Next

Bahaya Tubuh Anda Kekurangan Zat Besi