ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Rizieq, Siap Mati Syahid dan Tidak Biarkan yang Terlibat Tidur Tenang

Rizieq, Siap Mati Syahid dan Tidak Biarkan yang Terlibat Tidur Tenang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/12/2020). Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, ahirnya bersuara sehubungan dengan penembakan enam Laskar FPI oleh polisi di Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 50. Pernyataan Rizieq disampaikan dalam sebuah rekaman audio Rabu (09/12/2020).

Dalam rekaman tersebut Rizieq mentotalkan taqdir hanya milik Allah SWT, dia juga menegaskan bahwa dirinya dan keluarga setiap saat siap menghadapi mati syahid, dan juga siap dan tidak gentar dengar teror dari pihak manapun.

“Allah mentakdirkan sesuai kehendak Allah. Demi Allah saya dan keluarga siap setiap saat untuk menghadapi mati syahid. Tidak akan pernah takut untuk menghadapi teror,” tegas Rizieq.

Rizieq menyebut terkait tindakan yang menewaskan laskar FPI, dia akan melakukan upaya hukum agar yang terlibat kasus ini tidak lolos, dan tidak akan membiarkan semua yang terlibat bisa tidur tenang.

“Kami akan menempuh jalur hukum secara prosedur, kami akan tegakan siapapun yang terlibat dalam pembataian ini. Kami tidak akan biarkan mereka tidur tenang,” ujar Rizieq.

“Siapa yang melakukan pembantaian di lapangan, sampai siapa yang menjadi otak yang mengatur ini semua akan terungkap,” lanjut Rizieq.

Rizieq juga menceritakan kronologis kejadian, dan menjelaskan bahwa dia berada dalam rombongan mobil yang diikutin oleh pihak Polri. Rizieq saat itu menduga yang melakukan penyerangan terhadap rombongannya adalah penjahat yang ingin mencelakai dirinya.

“Sama sekali kami tidak mengira, yang kami tau, mereka yang menyerang adalah orang jahat yang ingin mencelakakan kami, dan jumlah mereka bukan satu dua mobil, banyak sekali mobil silih berganti”, kata rizieq.

Rizieq mengharapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan pengikutnya untuk bersabar dan menahan diri. Sebab dirinya bakal mengikuti prosedur hukum yang berlaku, sampai saatnya untuk jihad fisabilillah.

“Maka itu, saya minta kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, tahan diri, sabar, kita hadapi dengan elegan, kita tempuh prosedur hukum yang ada, karena kalau prosedur hukum ini ditempuh dengan baik, insya Allah semua akan terbongkar,” tegasnya.

Lanjutnya, “Tapi, kalau Anda emosi, kalau Anda berjuang sendiri-sendiri, maka ini akan terkubur, tidak akan pernah terungkap. Maka itu, saya minta sekali lagi, sabar, sabar, ada saatnya kita akan melakukan perlawanan, ada saatnya kita akan melakukan jihad fisabilillah,” terang Rizieq.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sengketa Hasil Pilkada yang Bisa Digugat ke MK

Read Next

China Serukan Pencabutan Sanksi Terhadap Iran