ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Muhammadiyah Sarankan Polisi Terbuka Usut Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Bantah Pernyataan Polisi, FPI Pertanyakan Barang Bukti Senpi, Punya Siapa Itu?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/12/2020). Pihak kepolisian didesak untuk terbuka dalam kasus penembakan terhadap enam anggota laskar FPI.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti melalui akun Twitter pribadinya.

“Sebaiknya kepolisian bersikap terbuka dan merespons permintaan investigasi secara positif,” tulis Abdul di Twitter.

Abdul menegaskan, proses investigasi secara terbuka tersebut perlu dilakukan guna menjawab berbagai spekulasi liar yang beredar di kalangan masyarakat.

(Investigasi) untuk menjawab berbagai spekulasi di masyarakat yang menegarai polisi melakukan kekerasan,” ungkapnya.

Abdul mengapresiasi langkah FPI yang meminta Komnas HAM mengusut tuntas adanya dugaan pelanggaran HAM oleh polisi.

abdul muti

Abdul juga mengapresiasi tanggapan positif dari Komnas HAM yang langsung membentuk tim investigasi usai menerima laporan.

Itu inisiatif dan jalan penyelesaian yang damai dan elegan,” tulisnya.

Abdul mengimbau seluruh masyarakat, khususnya umat Islam dapat menyikapi persoalan dengan tenang dan tidak terprovokasi dengan pemberitaan yang belum jelas sumbernya.

Kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, agar menyikapi masalah dengan jernih dan tenang serta tidak terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya dan belum pasti kebenarannya,” kata Abdul.

Sebagai informasi, sebanyak enam anggota Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek.

Kronologi penyerangan ini berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

FPI Sebut Polisi Halangi Keluarga Untuk Jemput Jenazah 6 Laskar yang Tewas

Read Next

Di Malang, Kunjungan Kerja dari Luar Kota Dibatasi