ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Lebih dari 49 ribu TPS Rawan di Pilkada 2020

kpu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/12/2020). Setidaknya 49.390 TPS berpotensi memiliki kerawanan.

Hal tersebut diungkapkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melalui Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin.

Angka kerawanan tersebut didapat dari 21.250 kelurahan di 30 provinsi yang melaporkan adanya kerawanan di tempatnya. Sebanyak 5.744 TPS dilaporkan rawan karena kondisi geografis, cuaca dan keamanannya.

Kemudian ada 2.442 TPS yang lokasinya tidak ada akses bagi pemilih penyandang disabilitas. Selanjutnya ada 1.420 TPS yang penempatannya tidak sesuai standar protokol kesehatan.

Selanjutnya terdapat 14.534 TPS yang pemilihnya tidak memenuhi syarat karena meninggal dunia, terdaftar ganda, atau tidak dikenali di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ada juga 6.291 TPS yang pemilihnya memenuhi syarat namun tidak terdaftar di DPT dan lain sebagainya.

“Pengambilan data pemetaan kerawanan dilakukan pada tanggal 5-6 Desember 2020,” kata Afifuddin.

Berdasarkan temuan itu, Bawaslu meminta Komisi Pemilihan Umum tidak menganggap remeh masalah tersebut.

“Mengingat pemungutan dan penghitungan suara merupakan tahapan utama penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2020,” kata Afifuddin dalam keterangannya, Senin (07/12/2020).

Bawaslu dilaporkan juga telah melakukan penertiban terhadap 409.796 unit alat peraga kampanye (APK). Penertiban dilakukan untuk memastikan masa tenang berjalan dengan semestinya.

“Bawaslu bersama KPU dan Satpol PP melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye dan bahan kampanye,” kata Afifuddin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Nokia Pimpin Proyek Komunikasi Nirkabel G6 di Eropa

Read Next

KPK Sebut Persoalan Utama dalam Penyelenggaraan Bansos