ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
11 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

FPI Sebut Polisi Halangi Keluarga Untuk Jemput Jenazah 6 Laskar yang Tewas

Usul Dibentuk Tim Independen, Kronologi Tewasnya Enam Laskar FPI Simpang Siur

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/12/2020). Pihak keluarga yang ingin menjempuk jenazahnya dikabarkan sempat dihalangi oleh pihak kepolisian yang bertugas.

Sebagaimana diketahui, sejak Senin (07/12/2020) malam, keenam laskar pengawal Rizieq Shihab yang tewas ditembak mati polisi telah berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar beserta keluarga jenazah, alih-alih bisa melihat dan membawa pulang 6 jenazah laskar yang ditembak, justru pihaknya mengklaim telah dihalang-halangi. Bahkan disebut mendapat pengusiran.

“Sebagaimana dijelaskan oleh Pak Irjen pol Argo Yuwono sebagai Kadiv Humas Polri bahwa Polri tidak menghalangi pihak keluarga untuk mengambil jenazah-jenazah dimaksud, pihak kuasa hukum malah diusir dari RS Polri oleh beberapa pasukan Brimob dan petugas kepolisian,” kata Aziz.

Padahal, lanjut Aziz, pihaknya sudah menunjukkan bukti pemberitaan di media massa terkait pernyataan Polri yang tak akan menghalangi proses penjemputan jenazah. Aziz pun mengaku menyayangkan kejadian tersebut.

“Hal ini sangat disesalkan karena lagi-lagi pihak kepolisian diduga bertindak arogan dan sewenang-wenang kepada masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar, pihaknya bersama dengan keluarga korban mendatangi RS Polri pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB untuk menjemput jenazah para laskar yang tewas ditembak mati.

Aziz berserta keluarga korban kurang lebih satu jam di RS Polri. Pihak kuasa hukum dan keluarga hanya bisa menunggu di depan kamar jenazah.

“Kuasa hukum memutuskan membantu para keluarga karena para keluarga tak diperkenankan masuk RS Polri dan dihadang ketika di pintu masuk parkir,” kata Aziz, dalam keterangannya kepada media, Selasa (08/12/2020).

Sebelumnya diberitakan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus mengungkapkan, enam jenazah laskar khusus pengawal Rizieq Shihab yang tewas tertembak telah terindentifikasi. Mereka kekinian telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Sudah (teridentifikasi) dan itu kita bawa ke Rumah Sakit Kramat Jati,” kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (07/12/2020).

Berdasar informasi yang dihimpun, keenam laskar khusus pengawal Rizieq yang tewas tertembak itu merupakan laki-laki dengan usia rata-rata 20 tahunan.

Diantaranya ialah Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), Lutfhil Hakim (24), dan Akhmad Sofiyan (26).

FPI sebelumnya menyatakan kesulitan untuk mengakses enam jenazah laskar khusus Rizieq tersebut.

Dengan demikian, mereka belum mengetahui berapa jumlah luka tembak pada tubuh keenam jenazah.

“Sampai sekarang ini kami tidak mendapatkan akses di mana keberadaan jenazahnya, kondisi lukanya di mana, di mana tembak menembak, berapa lubang pelurunya, kan kita tidak tahu,” kata Munarman di Markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (07/12/2020).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM dan Samsat Keliling Hari Ini, 8 Desember 2020

Read Next

Muhammadiyah Sarankan Polisi Terbuka Usut Kasus Penembakan 6 Laskar FPI