ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Bantah Pernyataan Polisi, FPI Pertanyakan Barang Bukti, Punya Siapa Itu?

Bantah Pernyataan Polisi, FPI Pertanyakan Barang Bukti Senpi, Punya Siapa Itu?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/12/2020). Tudingan laskar Front Pembela Islam (FPI) menyerang anggota kepolisian hingga terdapat bukti senjata api disebut tidak benar,

Ketua Bantuan Hukum DPP FPI, Sugito Atmo Pawiro, membantah jika anggota atau laskar yang mengawal Rizieq Shihab yang lebih dulu melakukan penyerangan. Kata Sugito, justru pihaknya yang mendapatkan serangan lebih dulu.

“Pihak Kapolda dalam rilisnya menyatakan seakan ada penyerangan dari laskar FPI. Padahal, tidak begitu. Kami malah yang diserang,” kata Sugito, dalam keterangannya, Senin (07/12/2020).

Sebelumnya diberitakan, polisi menyita beberapa barang bukti terkait kasus penyerangan itu, dan salah satu yang diamankan adalah senjata api jenis pistol.

Sugito membantah klaim polisi yang menyebut laskar FPI membawa senjata api. “Sekarang kok tiba-tiba ada barang bukti pistol, itu ada apa? Pistol siapa itu,” katanya.

Lebih lanjut, Sugito belum mengetahui siapa yang menembaki. Tapi, yang pasti enam anggota FPI yang mengawal Habib Rizieq Shihab itu saat ini kondisinya telah meninggal dunia.

Atas kejadian itu, ia meminta agar dilakukan pengusutan terkait penembakan terhadap enam anggota FPI di Tol Karawang Timur, Senin dini hari tersebut.

“Untuk objektivitas maka harus dibentuk tim independen untuk memastikan siapa pelaku dan siapa yang memulai,” katanya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan bahwa telah terjadi penyerangan kepada anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait pemeriksaan Rizieq Shihab.

“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10. 00 WIB,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin (07/12/2020).

Fadil menyebut massa yang menyerang petugas adalah massa yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq. Massa berada dalam sebuah kendaraan tersebut tiba-tiba menyerang anggota Polri yang bertugas menggunakan senjata api.

“Ketika anggota mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Rizieq petugas dipepet kemudian diserang menggunakan senjata api,” kata Fadil.

Lanjut Kapolda Metro Jaya, anggota yang diserang merasa terancam jiwanya, selanjutnya melakukan tindakan tega terukur terhadap kelompok penyerang tersebut dan menyebabkan korban tewas sebanyak 6 (enam) orang.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS. Meninggal dunia sebanyak 6 orang,”tambahnya.

Fadil juga menyebutkan tidak ada anggota Polri yang terluka dalam aksi bentrokan tersebut dan hanya menyebabkan kerugian materi bagi Polri berupa kerusakan kendaraan. “Anggota tidak ada yang terluka,” kata Fadil.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Paus Francis Akan Kunjungi Irak, Perjalanan Pertama Setelah 15 bulan

Read Next

Emisi Gas Rumah Kaca di Spanyol Turun 15%