ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

9 Desember Libur, Bagaimana Nasib Pekerja/Buruh Swasta?

aksi buruh

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/12/2020). Pasca Presiden putuskan tanggal 9 desember sebagai libur nasional, untuk memastikannya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan pekerja/buruh swasta juga berhak libur pada tanggal itu.

Hal tersebut diungkapkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/14/HK.04/XII/2020 tentang Hari Libur Bagi Pekerja/Buruh Pada Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, tertanggal 7 Desember 2020. Surat ini ditujukan bagi Para Gubernur di seluruh Indonesia.

Menurut Menaker, Hari Libur Nasional juga berlaku bagi daerah yang tidak melaksanakan Pilkada Serentak 2020.

Oleh karena itu, para pengusaha diingatkan oleh Menaker, agar memberikan kesempatan kepada pekerja/buruh untuk menggunakan hak suaranya pada Pilkada itu.

“Bagi pekerja/buruh yang daerahnya melaksanakan Pilkada dan harus bekerja pada hari pemungutan suara, maka pengusaha mengatur waktu kerja sedemikian rupa agar pekerja/buruh dapat menggunakan hak pilihnya,” kata Ida dalam keterangannya, Senin, (07/12/2020).

Apabila ada pekerja yang harus masuk pada Pilkada 9 Desember, maka pekerja itu berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Begitupun dengan pekerja/buruh yang daerahnya tidak melaksanakan Pilkada dan tetap harus masuk kerja, maka pelaksanaan hak-haknya sama, yakni berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Mentalitas Perang Dingin, Hambatan Utama Bagi Hubungan China-AS

Read Next

Ahli Ungkap Kreativitas Pengaruhi Jiwa Anda