ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Solihin J Kalla, Laporkan Danny Pomanto Terkait Pencemaran Nama Baik Keluarga

Solihin J Kalla, Laporkan Danny Pomanto Terkait Pencemaran Nama Baik

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/12/2020). Anak Jusuf Kalla, Solihin J Kalla melaporkan Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto, calon wali kota Makassar terkait pencemaran nama baik keluarga Jusuf Kalla ke Polda Sulawesi Selatan, Sabtu (05/12/2020).

Danny Pomanto dinilai telah mencemarkan nama baik JK karena dikaitkan dengan kasus Edhy Prabowo dalam sebuah rekaman suara tersebar.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Ibrahim Tompo, tim hukum keluarga JK melaporkan kasus tersebut pada Sabtu (05/12/2020) sekitar pukul 16.00 WITA. Laporan diterima di SPKT dan telah diteruskan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel.

“Pelaporan berkaitan dengan pencemaran nama baik dari terlapor Mohammad Ramdhan Pomanto soal rekaman suara menyinggung Jusuf Kalla di balik kasus Edhy Prabowo,” kata Ibrahim kepada media, Minggu (06/12/2020).

Selanjutnya, merujuk pada TR Kapolri ST/2544/VIII/RESK tertanggal 30 Agustus 2020 bahwa proses pidana terhadap calon di pilkada ditunda agar tidak dikaitkan dengan kepentingan pilkada.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Ibrahim Tompo menerangkan, proses penyelidikan terhadap laporan yang disampaikan keluarga JK baru akan diproses usai pelaksanaan Pilkada 2020 selesai.

Meski demikian, Ibrahim memastikan laporan itu akan tetap diusut sesuai prosedur.

“Hanya saja karena yang dilaporkan calon peserta Pilkada dan agar proses sidiknya tidak dikaitkan politik, maka kita tunda dulu hingga selesai Pilkada, karena ini murni masalah pidana,” terang Ibrahim.

Dalam rekaman suara yang beredar, Danny menyebut ada sejumlah tokoh yang diuntungkan terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK.

Danny menyatakan penangkapan Edhy tak lepas dari peran JK dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebagian percakapan itu menyebut, ‘Makanya kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel (Baswedan) yang tangkap itu berarti JK. JK-Anies itu. Maksudnya kontrolnya di JK. Artinya begini dia sudah menyerang Prabowo’.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ucapan Selamat Hari Penerbangan Sipil Internasional

Read Next

Pilkada 2020; Bagaimana Jika Kotak Kosong yang Menang?