ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
17 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Aplikasi Usaha Ayam Potong Diklaim Bisa Hubungkan Peternak dan Pembeli

Aplikasi Usaha Ayam Potong Diklaim Bisa Hubungkan Peternak dan Pembeli

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/12/2020). Sebuah aplikasi Android diciptakan untuk menghubungkan para pemangku kepentingan di bidang usaha ayam potong (livebird), di antaranya adalah peternak mandiri, Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dan Pembeli.

Aplikasi itu diketahui dibangun oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

Berdasarkan keterangan dari Vice President Pengembangan Bisnis PPI Indra Iliana, ia menyampaikan hal tersebut merupakan rangkaian strategi PPI untuk meningkatkan volume serapan livebird dari peternak mandiri. Selain juga menyederhanakan proses bisnis dalam bentuk digital agar dapat mendorong perluasan pasar.

“Seperti yang diketahui, PPI saat ini secara reguler melaksanakan penyerapan livebird peternak mandiri di daerah Jawa Barat,” kata Indra dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (05/12/2020).

Lebih lanjut, menurut Indra aplikasi terintegrasi tersebut disiapkan dengan nama PPI Ecotrade, kepanjangan dari PPI Ecosystem Trading. Aplikasi ini ditargetkan dapat siap beroperasi pada Januari 2021 sehingga PPI memiliki basis data dari hasil transaksi untuk dapat dianalisis untuk mendapatkan harmonisasi antara permintaan dan pasokan.

Kemudian, Indra juga mengatakan Ecotrade dikembangkan agar mudah digunakan sehingga para pemangku kepentingan terkait nyaman dalam bertransaksi.

“Saat ini, pembeli dalam Ecotrade adalah wholesaler. Namun ke depannya kami akan coba mengintegrasikan ke e-commerce dan retailer. Kami optimistis dengan digitalisasi proses bisnis ini akan mendorong serapan livebird,” ujar Indra.

Tidak hanya untuk mengumpulkan informasi, Direktur Teknik dan Pengembangan PPI Prasetiyo Indroharto dalam keterangannya menyampaikan, Ecotrade dapat menjalankan fungsi data analitik, dan menjadi sebuah dasbor yang dapat membantu pengambilan keputusan transaksi dagang di masa mendatang. Hal ini dapat mendorong peranan PPI sebagai perusahaan perdagangan dalam BUMN klaster pangan dan memberi PPI keunggulan kompetitif.

“Salah satu upaya kami adalah mengimplementasikan prioritas Kementerian BUMN yang dalam hal ini salah satunya adalah dalam hal ini Kepemimpinan teknologi yang mendukung fungsi BUMN Holding Pangan,” terang Prasetiyo.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kesepakatan Damai Taliban Diklaim Percepat Perang Lawan ISIS

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Senin 7 Desember 2020