ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

FITRA: Mensos Korupsi Lebih dari 3,5 Triliun

Mensos Juliari Batubara Jadi Tersangka Suap Bansos

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/12/2020). Potensi fee bansos Covid-19 bisa mencapai triliunan rupiah.

Kabar tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Misbah Hasan.

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Mensos Juliari Batubara sebagai tersangka karena diduga menerima suap senilai sekitar Rp 17 miliar dari rekanan pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan perkara tersebut diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode.

Jika kini total belanja program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bidang Perlindungan Sosial Rp 203,90 triliun, maka dari hitungan FITRA, 53 persennya atau Rp 107,80 triliun dipakai untuk Bansos berupa sembako/logistik (Jabodetabek dan Non Jabodetabek).

“Jadi kalau satu paket bansos berharga Rp 300 ribu, artinya ada 359,3 juta paket bansos. Kalau tiap paket nilai korupsinya Rp 10 ribu, potensi dana bansos yang bisa dikorupsi bisa hingga Rp 3,59 triliun. Ini gila,” kata Misbah, dalam keterangannya, Minggu (06/12/2020).

Menurut Misbah, angka tersebut bisa lebih tinggi lagi, jika harga 1 paket sembako ini lebih dari Rp 300 ribu.

“Iya, pasti fee Rp 17 milyar kan belum seluruhnya. Makanya perlu ditelusuri lebih jauh oleh KPK. Itu pun asumsi kalau 1 paket berharga Rp 300 ribu. Kalau satu paketnya Rp 500ribu, berarti potensi fee-nya Rp 2,1 triliun. Ini hitungan kasar saja,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pesan Eks Jubir ke KPK: Jangan Mau Jadi Alat

Read Next

Jadwal dan Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini, 7 Desember 2020