ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

6 Orang Tewas, Bentrok Pendukung Rizieq dan Polri

Usul Dibentuk Tim Independen, Kronologi Tewasnya Enam Laskar FPI Simpang Siur

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/12/2020). Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menjelaskan bahwa rombongan kendaraan yang membawa pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan keluarganya sempat dihadang dan ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) di suatu ruas jalan Tol di Jakarta, shubuh Senin (07/12/2020).

“Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab) dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB,” kata Aziz kepada media, Senin (07/12/2020).

Kronologi kejadian tersebut jelas Aziz, bermula saat Rizieq bersama keluarganya hendak menuju acara pengajian subuh khusus keluarga inti di wilayah yang tak disebutkan namanya pada Senin (07/12/2020) dini hari.

Tiba-tiba dalam perjalanan menuju lokasi, rombongan Rizieq dihadang oleh orang tak dikenal. Ia menduga orang-orang tersebut merupakan bagian dari operasi penguntitan untuk mencelakakan Rizieq.

“Para preman OTK yg bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga,” terang Aziz.

Berbeda dengan keterangan yang disampaikan Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan bahwa telah terjadi penyerangan kepada anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait pemeriksaan Rizieq Shihab.

“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10. 00 WIB,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin (07/12/2020).

Fadil menyebut massa yang menyerang petugas adalah massa yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq. Massa berada dalam sebuah kendaraan tersebut tiba-tiba menyerang anggota Polri yang bertugas menggunakan senjata api.

“Ketika anggota mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Rizieq petugas dipepet kemudian diserang menggunakan senjata api,” kata Fadil.

Lanjut Kapolda Metro Jaya, anggota yang diserang merasa terancam jiwanya, selanjutnya melakukan tindakan tega terukur terhadap kelompok penyerang tersebut dan menyebabkan korban tewas sebanyak 6 (enam) orang.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS. Meninggal dunia sebanyak 6 orang,”tambahnya.

Fadil juga menyebutkan tidak ada anggota Polri yang terluka dalam aksi bentrokan tersebut dan hanya menyebabkan kerugian materi bagi Polri berupa kerusakan kendaraan. “Anggota tidak ada yang terluka,” ucap Fadil.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Siaga Banjir, Desa Terisolir di Cikeusik Pandeglang

Read Next

Liburan ke Bali, Sempatkan Kunjungi Eksotisnya Desa Wisata di Tabanan