ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dugaan Kampanye Diluar Jadwal, Calon Gubernur Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka

Dugaan Kampanye Diluar Jadwal, Calon Gubernur Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/12/2020). Terkait dugaan kampanye di luar jadwal, calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mulyadi ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka pada Jumat (04/12/2020).

“Setelah dilakukan gelar perkara kemarin, yang bersangkutan ditetapkan menjadi tersangka dan dipanggil untuk pemeriksaan di Bareskrim pada Senin, 7 Desember 2020,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, Sabtu (05/12/2020).

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sumbar Elly Yanti menyampaikan, bahwa kasus tersebut berawal dari laporan Tim Hukum calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Audy, ke Bawaslu Sumbar pada 12 November 2020. Namun, pihaknya melimpahkan kasus itu ke Bawaslu RI dan oleh Bawaslu akhirnya kasus tersebut diserahkan ke Bareskrim karena ada dugaan unsur pidana.

“Karena peristiwa ini terjadi lintas provinsi, di Jakarta, di TV One, kami surati Bawaslu RI untuk mengambil alih kasus ini. Jadi, kami tidak melakukan registrasi penanganan pelanggarannya,” terangnya.

Ketua Tim Hukum Mahyeldi-Audy, Miko Kamal, mengatakan bahwa ia menerima surat panggilan dari Bareskrim Polri pada Senin (23/11/2020) untuk memberikan keterangan. Karena sedang sakit, ia mengirim dua anggota tim ke Bareskrim pada Selasa (24/11/2020).

Soal pelaporan kasus tersebut, Miko menjelaskan pihaknya melaporkan Mulyadi ke Bawaslu Sumbar pada Kamis (12/11/2020) dengan dugaan kampanye di luar jadwal karena tampil dalam acara “Coffee Break” di TV One pada hari itu.

Alasannya, kampanye di televisi baru boleh dilakukan 14 hari sebelum pencoblosan, sementara Mulyadi tampil di TV One di luar masa tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kecelakaan Tambang Batu Bara di China, 18 Orang Tewas

Read Next

Pasukan AS di Irak Dikurangi, Koalisi Internasional Buka Suara