ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pemilu AS 2020; Donald Trump Kecewa

Pemilu AS 2020; Donald Trump Kecewa dalam Pertarungan Hukum

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/12/2020). Menjelang pertemuan para pemilih dan persetujuan pemilu di negara bagian yang bersaing semakin dekat, harapan Presiden AS untuk mengubah hasil pemilu semakin berkurang dari hari ke hari.

Ketika Donald Trump dan tim pengacaranya di negara bagian yang bersaing mengeluh tentang pelaksanaan pemilu dan kesehatannya, Sekretaris Kehakiman William Barr mengatakan bahwa masih ada bukti kecurangan yang meluas yang dapat mengakibatkan pemilihan presiden. Partai Republik belum menemukan perubahan pada tahun 2020.

Dia telah meragukan pemungutan suara melalui pos sebelum dan sesudah pemilihan, dan dalam sebuah dekrit meminta jaksa penuntut AS untuk mengejar semua keluhan dan tidak mengizinkan hasil pemilihan untuk dikonfirmasi.

Pernyataan Barr muncul ketika negara bagian Wisconsin dan Arizona mengkonfirmasi hasil akhir yang menguntungkan Biden, dan tampaknya tidak banyak yang akan terjadi di Georgia atau Pennsylvania.

Trump dan tim kampanyenya telah berulang kali mengklaim penipuan di negara bagian utama seperti Pennsylvania, Michigan, Georgia, Arizona, Nevada, dan Wisconsin, dan meskipun sekutu Donald Trump sedang mengupayakan tindakan hukum di Arizona, semua tindakannya tampaknya sia-sia. Dia sadar dan mereka memintanya untuk menerima kenyataan.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Senator Republik Lisa Murkowski meminta Presiden Donald Trump untuk mengakui kekalahan dalam pemilihan 3 November.

“Saya pikir dia harus menerima hasil pemilihan karena balapan sudah selesai,” kata Lisa Murkowski, dalam keterangannya kepada CNN.

Sejauh ini, sejumlah pemimpin Republik, politisi, dan anggota Kongres telah meminta Trump untuk bersiap menerima kekalahan dan meninggalkan Gedung Putih.

Senator Republik Pennsylvania, Pat Tommy, dalam sebuah pernyataan yang memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya, meminta Trump untuk menerima kekalahan dan menerima transfer kekuasaan yang mulus.

Dalam waktu kurang dari dua minggu, rapat pemilih akan diadakan, di mana suara orang-orang ini akan masuk ke keranjang pemenang di setiap negara bagian. Saat ini, Joe Biden telah memenangkan 306 suara dari elektorat, dan Trump telah kalah dalam pemilihan dengan 232 suara.

Mayoritas 270 suara diperlukan untuk memenangkan pemilihan, dan Trump tidak mungkin bisa berbuat apa-apa, dan selain presiden yang dimakzulkan, dia akan terdaftar sebagai presiden AS satu masa jabatan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Viral Kisah Pilu dari Medan; Di PHK, Istri Kabur dan Anak Kelaparan

Read Next

Azerbaijan Umumkan Jumlah Tentara Tewas dalam Perang Nagorno-Karabakh