ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Australia Berhasil Keluar dari Jurang Resesi

virus corona di australia

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/12/2020). Ekonomi Australia dilaporkan Badan Pusat Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS) mengalami pertumbuhan 3,3% pada kuartal III/2020,

Catatan tersebut menandakan bahwa Australia resmi keluar dari jurang resesi.

Kepala Nasional ABS Michael Smedes menyampaikan pertumbuhan itu didorong oleh lonjakan belanja masyarakat. Menurutnya, lompatan ekonomi secara kuartalan itu menjadi yang tertinggi sejak kuartal I/1976.

“Belanja rumah tangga tumbuh 7,9% setelah sempat terkontraksi menjadi -12,5% pada kuartal II/2020. Pengeluaran untuk layanan melonjak 9,8% seiring dengan pelonggaran aktivitas di hotel, kafe, dan restoran,” kata Michael, Rabu (02/12/2020).

Dari sisi penawaran, Smedes menjelaskan sektor usaha akomodasi mengalami pertumbuhan paling signifikan pada kuartal III/2020, yakni naik 41%. Meski demikian, pertumbuhan sektor akomodasi secara tahunan masih kontraksi sebesar -19,7%.

Sektor manufaktur juga tumbuh 4,0% pada kuartal III/2020. Begitu juga dengan sektor konstruksi yang tumbuh 4,7%. Sementara itu, sektor usaha yang masih mengalami kontraksi yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan yang minus 0,6% dan pertambangan minus 1,7%.

Sementara itu, pelonggaran pembatasan sosial menyebabkan masyarakat lebih yakin membelanjakan uangnya. ABS mencatat rasio tabungan rumah tangga pada kuartal III/2020 telah turun menjadi 18,9%, dari kuartal sebelumnya mencapai 22,1%.

Berkurangnya kasus Covid-19 di Australia, lanjut Smedes, merupakan kunci pemulihan ekonomi hingga mampu tumbuh positif pada kuartal III/2020. Meski keluar dari jurang resesi, ekonomi Australia secara tahunan masih mencatat kontraksi ketimbang periode yang sama tahun lalu.

“Secara tahunan, bagaimanapun, pertumbuhannya masih negatif 3,8% dibandingkan dengan tahun lalu,” katanya, The Sidney Morning Herald melaporkan.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Australia mengalami kontraksi 7,0% pada kuartal II/2020 setelah pada kuartal I/2020 juga minus 0,3%. Kontraksi tersebut menyebabkan Australia mengalami resesi yang pertama sejak 1991.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Banjir Hingga Rumah Hanyut Akibat Hujan Deras di Banyumas

Read Next

Buah Paling Enak dan Sehat di Musim Dingin