ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pengangguran di Kota Malang Meningkat Tahun 2020

Protes UU Cipta Kerja; Buruh Lanjut Mogok Kerja Nasional Hari Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (02/12/2020). Di Kota Malang, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami peningkatan pada tahun 2020.

Sunaryo mengungkapkan, rincian jenis kelamin dari jumlah pengangguran terbuka di Kota Malang. Dari 45.242 orang dalam kategori pengangguran terbuka, 68,11 persen di antaranya berjenis kelamin laki-laki. Sementara untuk sisanya berjenis kelamin perempuan.

Jika dilihat dari jenjang pendidikan, Sunaryo menyebut, lulusan SMK paling mendominasi TPT di Kota Malang. Jumlahnya sekitar 13,72 persen sedangkan lulusan SMA sebesar 10,21 persen. Di posisi berikutnya, terdapat lulusan SMP dengan dominasi TPT sebesar 9,44 persen.

Selanjutnya, presentase TPT untuk lulusan perguruan tinggi S1, S2 dan S3 sekitar 8,82 persen. Lalu adapula lulusan SD dengan presentase sebanyak 7,32 persen. Terakhir, TPT dari lulusan diploma I, II, dan III sebesar 2,86 persen.

Jadi, tercatat, TPT pada 2019 sebesar 5,88 persen sedangkan tahun ini 9,6 persen.

“Dan ini tertinggi dibandingkan selama tiga tahun terakhir,” kata Ketua BPS Kota Malang, Sunaryo.

Secara keseluruhan, total penduduk usia kerja di Kota Malang sebanyak 708.621 orang. Sekitar 141.122 orang di antaranya dilaporkan turut terdampak Covid-19.

Dari total 141.122 orang, 18.528 orang masuk dalam kategori pengangguran karena Covid-19. Lalu 2.450 orang termasuk dakan kategori bukan angkatan kerja karena Covid-19. Kemudian 9.342 orang sementara tidak bekerja karena Covid-19 dan 110.802 orang masuk kategori pengurangan jam kerja karena Covid-19.

Adapun untuk jumlah angkatan kerja di Kota Malang sebanyak 470.610 orang. Jumlah tersebut tercatat pada Agustus 2020. Dari angka tersebut, 425.386 orang masih bekerja sedangkan 45.242 lainnya termasuk pegangguran terbuka.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tahun 2020, Angka Kemiskinan Meningkat di Bekasi

Read Next

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Masyarakat Diimbau Hindari Jarak 4 KM dan Radius 1 KM