ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pilkada 9 Desember Jadi Hari Libur Nasional

pilkada serentak 2020

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/11/2020). Pada tanggal 9 Desember 2020 yang mana akan diadakan pilkada serentak 2020, oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Hal tersebut tertuang pada keputusan presiden (Kepres) nomer 22/2020 tentang hari pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil walikota 2020 sebagai hari libur nasional.

Kepres itu mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 27 November 2020.

“Menetapkan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak,” tulis dalam pernyataan Kepres.

Selain itu, salah satu pertimbangan untuk menjadikan 9 Desember sebagai libur nasional yaitu sebagai bentuk pemberian kesempatan bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya.

Selanjutnya, merujuk pada Pasal 84 ayat (3) UU nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana diubah dengan UU nomor 6 Tahun 2020, maka hari pemungutan suara harus dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Sebagai informasi, Pilkada 2020 dilaksanakan pada 270 pemilihan dalam satu hari. Setidaknya 100.359.152 pemilih di 309 kabupaten/kota akan memilih.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebelumnya mengimbau calon kepala daerah untuk mengkampanyekan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 mendatang. Dia juga meminta agar para paslon mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan saat hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Saya mohon masih sisa 25 hari kampanye ini sesuaikan dengan protokol kesehatan, gunakan hak pilih dan jangan sampai salah pilih karena menyesalnya bisa empat atau lima tahun,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/11/2020).

Mendagri mengingatkan para paslon agar selalu mengingat integritas dan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Kalau saya menyarankan kembali ke komitmen ketika menjadi kepala daerah, kalau di pikiran kita mencari kekayaan atau pujian saya kira lupakan, karena nanti bermasalah. Jadilah pemimpin daerah yang mengabdi dan bermanfaat bagi orang banyak,” kata Mendagri.

Selain itu, Mendagri meminta calon kepala daerah untuk memanfaatkan momentum Pilkada ini dengan memilih tema debat seputar penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya. Sebab nantinya para calon jika terpilih akan merasakan memimpin saat pandemi.

“Sebagian masa jabatan Bapak/Ibu berhadapan dengan masalah pandemi bagaimana menghadapi ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Samsung Bersiap Usung Inovasi Terbaru HP Layar Lipat

Read Next

Teroris Bantai Satu Keluarga di Sigi, Ini Respon MUI Sulteng