ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Geger! Pernikahan Fenomenal Beda Usia 47 Tahun di Ponorogo

Geger! Pernikahan Fenomenal Beda Usia 47 Tahun di Ponorogo

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/11/2020). Pemuda berusia 29 tahun di Ponorogo, Jawa Timur menikahi seorang nenek bernama Yainem yang sudah berusia 76 tahun. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nenek Yainem sah menjadi istri seorang pemuda bernama Jamhar Ali Nursahid setelah menggelar ijab kabul pada Jumat (27/11/2020).

Pernikahan pasangan terpaut 47 tahun ini dilaksanakan di rumah nenek Yainem, di Desa/Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. 

Sebelum dinikahi Jamhar, Nenek Yainem pernah lima kali dilamar oleh pria yang berbeda, namun ia menolak. 

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Slahung, Tajul Mujahidin menyampaikan, beberapa kali Yainem pernah cerita ke bawahannya mengenai kabar tersebut.

“Banyak cerita ke pegawai saya kalau pernah dilamar banyak orang. Lima atau berapa kali ya, tapi tidak mau,” kata Tajul, Jumat (27/11/2020).

Alasan menolak lamaran sebelumnya karena tidak ada kecocokan hati antara Yainem dengan pria yang melamarnya.

“Kalau pria-pria yang melamar sebelumnya seumuran dengan Mbah Yainem. Tidak jauh lebih muda seperti Mas Jamhar,” jelas Tajul.

Setelah menolak pria-pria tersebut barulah Yainem bertemu dengan Jamhar.

Keduanya ternyata langsung cinta dan berlanjut ke jenjang pernikahan.

“Kriterianya kalau bilang ke saya, yang paling penting bisa cari pakan kambing, sapi dan bisa sebagai teman di rumah,” kata Yainem.

Yainem memang tinggal sendiri di rumahnya. Suaminya meninggal dunia dan ia tidak mempunyai anak dari pernikahannya tersebut.

“Dari pernikahan ini ada pesan moral yang luar biasa. Bahwasanya menikah itu tidak melihat fisik, harta, apalagi keturunan,” kata Tajul.

Baik Jamhar maupun Yainem dengan tulus mencintai satu dengan lainnya.

Lebih lanjut, Tajul mengatakan, pernikahan seperti Yainem dan Jamhar sendiri terbilang sangat langka.

“Selama menjadi kepala KUA sejak tahun 2014, baru kali ini saya menemui pernikahan yang terpaut lebih dari 40 tahun,” ucap Tajul.

Tajul berharap rumah tangga Yainem dan Jamhar berjalan lancar.

“Karena sebelumnya keduanya sudah pernah berkeluarga, semoga di rumah tangga ini bisa menemui kebahagiaan,” pungkasnya.

Perjalanan cinta Nenek Yainem dan Jamhar

Yainem mengatakan awalnya ia bertemu Jamhar di Pasar Slahung. 

Setelah beberapa kali berbincang ternyata antara keduanya ada kecocokan.

Sebulan kemudian keduanya mulai saling menyatakan perasaannya.

“Tapi saya tanya, apa tidak apa-apa. Kamu masih muda lo mas,” kata Yainem saat ditemui usai ijab kabul.

Pada saat itu menurut Yainem, Jamhar mengatakan perbedaan umur yang jauh tidak menjadi masalah.

Keduanya pun memutuskan untuk melanjutkan hubungannya tersebut ke jenjang yang lebih serius.

Sementara itu, Jamhar mengatakan ia tulus mencintai Yainem.

Menurutnya Yainem bisa memberikan rasa tenang kepada dirinya.

Umur Yainem yang lebih tua, menurutnya justru bisa menjadi pengayom di dalam rumah tangganya.

Ia tidak begitu menghiraukan kalau ada omongan atau cibiran dari orang lain terkait rumah tangganya.

“Karena saya sudah yakin, ya sudah yakin,” ungkapnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Taujihat Jakarta MUI Singgung Penegakan Hukum Tebang Pilih dan Diskriminatif

Read Next

Belajar Daring Batasi Ruang Berekspresi