ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dispermades Sebut Tiga BUMDes yang Sudah Maju

bumdes

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/11/2020). Setidaknya sudah 411 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Pati sudah masuk klasifikasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Jenis usaha yang dikembangkan Bumdes bisa bermacam-macam, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, pariwisata, bank sampah, hingga simpan pinjam.

Di rentang tahun 2019 – 2020 diketahui ada 253 BUMDes masuk kategori dasar (belum berkembang), 152 dikategorikan tumbuh, 3 masuk kategori berkembang, 3 dikategorikan maju.

“Klasifikasi ini dinilai dari sisi kelembagaan, jenis usaha BUMDes, administrasi pelaporan, permodalan aset, dan dampak Bumdes ke masyarakat. Dinilai akan menunjukkan klasifikasinya,” kata Aris, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna Dispermades Kabupaten Pati, dalam keterangannya, Kamis (26/11/2020).

Berdasarkan klasifikasi di atas, Aris menyebutkan 3 BUMDes kategori maju yang bisa menjadi percontohan untuk BUMDes lain. Bumdes-bumdes ini selain memakmurkan anggotanya juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) setempat. Satu di antaranya adalah Bumdes bentukan Desa Kletek Kecamatan Pucakwangi dengan jenis usaha wisata kolam dan hutan.

Dan terakhir, BUMDes bentukan Desa Kajen Kecamatan Margoyoso yang juga dengan usaha Bank sampah.

“Di Kajen Margoyoso, bank sampahnya berkeliling dari pondok ke pondok. Sampahnya diambil bumdes diolah dan dipilah untuk dijual, juga dapat jasa tarik sampah,” imbuh Aris.

Bagi BUMDes yang belum berkembang, Aris memaklumi lantaran badan usaha milik desa sulit jika dijadikan mata pencaharian utama masyarakat.

“Kita memahami, BUMDes ini untuk awal pengembangannya sangat sulit, bisa dibikang ini adalah kegiatan sosial yang sifatnya sampingan, karena tidak bisa langsung bisa menggaji karyawan seperti perusahaan-perusahaan,” ucap Aris.

Akan tetapi Dispermades berkomitmen akan terus adakan berbagai pelatihan demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pegiat BUMDes.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Indonesia, Joe Biden dan “Great Reset”

Read Next

Bantuan-bantuan Ini Tidak Lanjut di Tahun 2021