ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
17 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kadernya Terjerat Korupsi, Prabowo Didesak Mundur

Prabowo Subianto

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/11/2020). Para kader Gerindra diminta Politikus Gerindra Arief Poyuono untuk mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Termasuk penangkapan terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu dini hari, 25 November 2020. Penangkapan anak buah Prabowo Subianto itu diduga terkait kasus korupsi ekspor benur lobster.

“Ini pelajaran besar sekaligus tabokan besar bagi Prabowo sebagai bos besarnya Edhy Prabowo. Mulut yang sudah berbusa-busa mengatakan korupsi di Indonesia sudah stadium empat itu, ternyata anak buahnya sendiri terkena OTT,” kata Arief, dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11/2020).

Menurut Arief, penangkapan Menteri KKP, tentu akan berpengaruh terhadap elektabilitas Gerindra.

“Prabowo Subianto harus bertanggung jawab kepada masyarakat pemilih Gerindra atas ketidakmampuan menjaga disiplin para kadernya hingga berpotensi besar menghancurkan marwah partai. Atau jika gentleman, dia harus mundur dari kabinet Jokowi-Ma’ruf serta dari Gerindra,” kata Arief.

Lebih lanjut, Arief menyampaikan, Prabowo harusnya sejak awal mengingatkan dan melarang para kadernya dan keluarganya untuk memanfaatkan kekuasaan untuk berbisnis. Izin ekspor lobster disebut banyak yang diberi izin kepada perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan kader Gerindra dan keluarga.

“Tapi nyatanya justru mendiamkan saja dan bisu seribu bahasa,” kata Arief.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Intervensi Makro-Ekonomi, Evolusi Ekonomi Global

Read Next

Menteri Ini Ngaku Kemiskinan di Indonesia Bertambah