ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
28 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Fakta-fakta Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo

Menteri KKP

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/11/2020). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelauatan dan Perikanan Edhy Prabowo disebut telah melakukan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) Edhy Prabowo.

Menteri KKP Edhy Prabowo, Tak Sendiri Saat di Amankan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Penyidik KPK membawa Eddy dan beberapa orang lainnya ke KPK untuk dilakukan pemeriksaan.

Belum pasti kasus yang melatarbelakangi penangkapan itu, dan berapa jumlah orang yang dibawa ke KPK untuk proses penyelidikan.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango membenarkan KPK melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang pada Selasa (23/11/2020) malam hingga dini hari.

“Benar kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” kata Nawawi.

Namun Nawawi tidak membuka seluruh operasi yang digelar dini hari tadi dan malam kemarin.

“Selebihnya nanti,” lanjutnya.

Partai Gerindra menyatakan belum mengetahui Edhy Prabowo diamankan atau kasus yang menjeratnya. “Saya sedang cari info ke dalam,” kata Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid, dalam keterangannya.

Menurut keterangan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, dikatakan bahwa penangkapan itu terkait ekspor benih lobster.

“Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur,” kata Nurul, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan Nurul Ghufron, penangkapan dilakukan dini hari pada pukul 01.23 WIB bertempat di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten.

“Benar jam 01.23 dini hari di Soetta,” kata Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

Tidak hanya Edhy Prabowo, KPK juga mengamankan sejumlah orang yang bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK juga menangkap sejumlah keluarga Edhy Prabowo.

“Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan (Edhy Prabowo),” kata Nurul Ghufron.

Ghufron menyebut, Menteri KKP beserta sejumlah orang yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Usai diamankan, mereka langsung digelandang ke markas antirasuah.

“Sudah di KPK,” kata Ghufron.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang diamankan.

Daftar Kekayaan Menteri KKP Edhy Prabowo

Lika-liku Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP menjadi perhatian masyarakat terkait kebijakannya ketika membuka kembali ekspor benih lobster. Kebijakan tersebut dilarang oleh Menteri KKP sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Menteri KKP ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai tiba dari kunjungannya ke Amerika Serikat (AS). 

Menurut informasi dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Menteri Edhy Prabowo melaporkan LHKPN terakhir kalinya pada 31 Desember 2019. Dari laporan tersebut, Edhy Prabowo memiliki kekayaan Rp 7.422.286.613.

Edhy Prabowo tercatat memiliki aset terbesar dari properti berupa bidang tanah dan bangunan yang nilainya Rp 4.349.236.180. Dari 10 aset properti miliknya, sebanyak 7 bidang tanah berada di Kabupaten Muara Enim, sementara tiga properti sisanya berada di Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Lalu untuk harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin, total yang dimiliki Edhy Prabowo tercatat sebesar Rp 890.000.000. Rinciannya, 2 unit mobil, 2 unit motor, 1 sepeda, dan 1 genset. Kendaraan roda empat paling mahal yang dipunyai Edhy Prabowo, yakni mobil Mitsubishi Pajero Sport Jeep dengan nilai Rp 500 juta. Lalu kendaraan paling rendah yang dilaporkan adalah Yamaha RX-King tahun 2002 senilai Rp Rp 4.000.000.

Edhy juga mencantumkan kepemilikan 1 sepeda BMC sport dengan harga Rp 65.000.000. Aset lain yang dilaporkan Edhy yakni berupa harta bergerak lain yang taksiran nilainya Rp 1.926.530.000. Kemudian aset berupa kas dan setara kas sebesar Rp 256.520.433.

Harta yang dilaporkan Edhy Prabowo naik pesat selama menjadi Wakil Rakyat. Pada 31 Desember 2018 atau saat duduk sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Gerinda, harta yang dilaporkannya yakni sebesar Rp Rp 4.562.804.877.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ucapan Selamat Hari Guru Nasional

Read Next

Sertijab Ketua IKKT Cabang BS II Paspampres